RADAR JOGJA - Pembangunan jalan tol Yogyakarta–Bawen sepanjang 75,12 kilometer kini tengah berlangsung dan menjadi perhatian publik karena perannya yang strategis dalam menghubungkan dua provinsi, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Jalan tol ini dikerjakan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen sebagai badan usaha jalan tol (BUJT), dengan nilai investasi mencapai Rp 14,26 triliun.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 10,65 triliun dialokasikan khusus untuk biaya konstruksi.
Jalan tol ini akan menjadi bagian penting dari jaringan tol Trans Jawa, yang akan mengintegrasikan ruas Semarang–Solo dan Solo–Yogyakarta hingga Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.
Proyek ini diharapkan mampu mendukung peningkatan konektivitas wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan Joglosemar (Yogyakarta–Solo–Semarang).
Pembangunan tol Yogyakarta–Bawen dibagi dalam enam seksi.
Saat ini, dua seksi utama yang sedang dikebut pengerjaannya adalah Seksi 1 dan Seksi 6.
Seksi 6 yang menghubungkan Simpang Susun Ambarawa hingga Junction Bawen ditargetkan rampung pada kuartal IV tahun 2025.
Sementara itu, Seksi 1 yang menghubungkan Junction Sleman hingga Simpang Susun Banyurejo diperkirakan selesai pada kuartal II tahun 2026.
Sisa seksi lainnya akan segera menyusul, menyesuaikan dengan percepatan proses pembebasan lahan yang masih berlangsung di beberapa titik.
Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, pemerintah terus mendorong percepatan konstruksi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat pemilik lahan, dan pelaksana proyek.
Ia menyampaikan harapannya agar seluruh ruas jalan tol ini dapat tuntas dan beroperasi secara penuh antara tahun 2027 hingga 2028.
Secara keseluruhan, proyek ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus lalu lintas antara dua provinsi.
Tetapi juga membuka akses baru menuju destinasi wisata populer seperti Candi Borobudur, serta mendukung distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat lokal.
Dengan pembangunan yang terus berprogres, tol Yogyakarta–Bawen menjadi simbol dari upaya besar pemerintah dalam membangun infrastruktur modern dan terintegrasi demi kemajuan wilayah tengah Pulau Jawa. (Adinda Fatimatuzzahra)
Editor : Meitika Candra Lantiva