RADAR JOGJA - Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi), bersilaturahmi ke kediaman mantan dosen pembimbing saat ia menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir Kasmudjo, pada Selasa (13/5/2025).
Kunjungan tersebut mencuri perhatian publik sebab berlangsung di tengah polemik yang berkaitan dengan keaslian ijazah dan skripsi mantan Presiden RI tersebut.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi @jokowi, terlihat momen kedatangan Jokowi yang disambut hangat oleh Kasmudjo dan keluarganya.
"Sehat, Bu?" ujar Jokowi menyapa istri Kasmudjo, sebelum melanjutkan perbincangan di ruang tamu keluarga.
"Di usia 75 tahun, beliau masih sehat dan penuh semangat. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan dan kekuatan kepada beliau," tulis Jokowi dalam caption Instagram-nya.
Sebelumnya, Kasmudjo telah mengonfirmasi perannya sebagai dosen pembimbing akademik Jokowi.
Dalam sebuah artikel resmi UGM tertanggal 21 Oktober 2019, Kasmudjo bahkan menyatakan keterlibatannya dalam proses penyusunan skripsi Jokowi.
"Banyak wartawan salah menulis hal itu. Tentu benar saya terlibat dalam skripsi beliau, lah wong saya dosen pembimbing akademiknya," ujar Kasmudjo, dikutip dari laman resmi Universitas Gadjah Mada.
Kasmudjo juga menggambarkan Jokowi sebagai mahasiswa yang disiplin, rajin, dan aktif membantu usaha mebel milik keluarganya semasa kuliah.
Kunjungan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap dugaan ketidaksesuaian dokumen akademik Jokowi, yang dipersoalkan oleh sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari mantan dosen Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar, yang meragukan format penulisan pada ijazah Jokowi.
Isu ini kemudian berkembang setelah Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), yang dipimpin oleh Eggy Sudjana, melaporkan dugaan tersebut kepada pihak kepolisian yang tertuang dalam surat bernomor Khusus/TPUA/XII/2024 tertanggal 9 Desember 2024, didasarkan pada informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan cacat hukum pada ijazah S1 Jokowi.
Menanggapi polemik yang berkembang, UGM telah mengeluarkan pernyataan resmi melalui siaran pers tertanggal 21 Maret 2025.
Dalam artikel tersebut, pihak UGM menegaskan bahwa ijazah Joko Widodo adalah sah dan diterbitkan sesuai prosedur akademik, diperkuat oleh kesaksian dari rekan-rekan seangkatan Jokowi selama menempuh studi di Fakultas Kehutanan UGM. (Fadel Muhammad)
Editor : Meitika Candra Lantiva