Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pulau Kucing ala Pramono Anung Surga Baru Pecinta Kucing di Tidung Kecil

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 6 Mei 2025 | 23:36 WIB
Pemerintah DKI Jakarta gagas Pulau Kucing di Kepulauan Seribu.
Pemerintah DKI Jakarta gagas Pulau Kucing di Kepulauan Seribu.

RADAR JOGJA - Pemerintah DKI Jakarta, di bawah Gubernur Pramono Anung, berencana membangun Pulau Kucing di Kepulauan Seribu.

Pulau ini akan dikelola profesional, dengan fasilitas seperti klinik hewan, karantina, dan pengelolaan limbah menggunakan biogas.

Proyek ini diharapkan meningkatkan pariwisata, menciptakan lapangan kerja, dan mengatasi konflik sosial terkait kucing, dengan dukungan dari Animal Defenders Indonesia.

 

Ide Pulau Kucing pertama kali diungkapkan Pramono Anung selama kampanye Pilgub 2024 pada 29 September 2024.

Ide ini menjadi bagian dari visi menjadikan Jakarta kota yang ramah terhadap hewan peliharaan.

Pada 20 Maret 2025, Anung mengungkapkan rencana ini secara resmi.

Dia ingin, Jakarta menjadi kota yang tidak hanya ramah bagi manusia. Tetapi juga bagi hewan, khususnya kucing.

Pernyataan ini diperkuat pada 13 Maret 2025, setelah Gubernur menerima rekor MURI untuk sterilisasi kucing terbanyak di Balai Kota Jakarta.

Dia menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan kucing.

 Baca Juga: Dedi Mulyadi Kaget, Siswi Barak Ceritakan Pengalaman 'Warung Sesat' hingga Kecanduan Miras

Menurut Anung, inisiatif ini terinspirasi dari pulau-pulau kucing di Jepang.

Seperti Pulau Aoshima di Prefektur Ehime, yang dapat dijangkau dengan feri dari Kota Ozu dan menjadi destinasi populer bagi turis pecinta kucing.

Namun, Pemerintah DKI Jakarta menegaskan bahwa model Pulau Kucing mereka tidak sekadar meniru.

Melainkan fokus pada relokasi kucing dari area konflik ke lingkungan yang ideal, dengan pengelolaan yang profesional.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, melalui Plt Bupati Muhammad Fadjar Churniawan, telah melakukan survei ke beberapa pulau untuk menentukan lokasi yang paling cocok.

Survei ini dilakukan pada April 2025, melibatkan empat pulau yaitu Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Rambut, dan Pulau Tidung Kecil.

Hasilnya, Pulau Tidung Kecil di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dinilai paling tepat.

Mengingat lokasinya yang langsung di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta dan potensinya untuk pengembangan wisata.

Survei ini melibatkan komunitas pecinta binatang, seperti Animal Defenders Indonesia, untuk memastikan kesiapan lokasi.

Hasil survei akan ditinjau secara akademis untuk menilai kelayakan, termasuk aspek lingkungan, aksesibilitas, dan dampak sosial-ekonomi.

Dikelola Profesional

Pulau Kucing direncanakan akan dikelola secara profesional, dengan fokus pada kesehatan, perawatan, dan kebutuhan kucing.

Fasilitas yang akan disediakan meliputi Dokter hewan dan klinik untuk perawatan rutin.

Ada pula fasilitas karantina untuk memastikan kesehatan kucing yang direlokasi, pengelolaan limbah secara mandiri, bekerja sama dengan Universitas Brawijaya.

Termasuk penggunaan biogas untuk skala besar dan persediaan makanan selama satu tahun, yang didukung oleh sebuah merek yang berkomitmen pada proyek ini.

Pengelolaan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi kucing, sekaligus menarik bagi turis. (Tri Advent Sipangkar)

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pramono anung #Animal Defenders Indonesia #kepulauan seribu #Pemprov DKI Jakarta #pulau kucing #Pulau Tidung Kecil #Pariwisata #pemerintah DKI Jakarta #mengatasi konflik sosial terkait kucing #gubernur dki jakarta #pengembangan wisata