Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sepak Terjang Dedi Mulyadi: Dari Keluarga Petani ke Panggung Politik Jawa Barat

Bahana. • Senin, 28 April 2025 | 18:29 WIB
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi

RADAR JOGJA - Nama Dedi Mulyadi belakangan ini kembali mencuri perhatian publik.

Bukan tanpa alasan, melainkan karena kebijakan-kebijakan berani yang ia buat selama masa kepemimpinannya sebagai Bupati hingga kini menduduki kursi Gubernur Jawa Barat.

Namun, sebelum dikenal luas sebagai politisi, Dedi adalah seorang anak kampung biasa dari pelosok Subang.

Dedi Mulyadi lahir di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Subang, Jawa Barat pada 11 April 1971.

Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga petani yang sederhana. Masa kecilnya dihabiskan untuk membantu orang tua bertani dan menggembala domba.

Ayahnya, Sahlin Ahmad Suryana, adalah pensiunan prajurit TNI yang mengabdi hingga usia 28 tahun, sementara ibunya, Karsiti, meski tak pernah merasakan bangku sekolah, aktif sebagai relawan Palang Merah Indonesia.

Pendidikan dasar hingga menengah ia tempuh di Subang, mulai dari SD Sukabakti, SMP Kalijati, hingga SMA Negeri 1 Purwadadi.

Selepas SMA, ia melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Purnawarman Purwakarta, dan lulus tahun 1999.

Di bangku kuliah, Dedi mulai aktif dalam berbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Serikat Pekerja. Tak heran jika dunia aktivisme menjadi pintu gerbang awalnya memasuki dunia politik.

Karier politik Dedi dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Purwakarta periode 1999–2003 dari Partai Golkar, di mana ia dipercaya menjabat Ketua Komisi E.

Kariernya terus menanjak hingga ia menjadi Wakil Bupati Purwakarta pada 2003–2008, lalu Bupati Purwakarta selama dua periode (2008–2018).

Di bawah kepemimpinannya, Purwakarta mengalami banyak transformasi, terutama dalam pelestarian budaya Sunda dan pembangunan infrastruktur berbasis kearifan lokal.

Tak hanya sukses sebagai kepala daerah, Dedi juga menempati posisi penting di partai. Ia sempat menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat sejak 2016. Namun, dalam Pilgub Jabar 2018, Dedi yang berpasangan dengan Deddy Mizwar harus mengakui keunggulan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

Pasca Pilgub, Dedi tidak surut langkah. Ia kembali ke Senayan sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jabar VII dan dipercaya sebagai Ketua Komisi IV.

Namun, pada 2022, ia mengejutkan publik dengan mundur dari Partai Golkar dan memilih bergabung dengan Partai Gerindra.

Keputusan ini tidak membuat popularitasnya surut, tetapi justru makin menguat, terutama di wilayah Pantura Jawa Barat.

Pada Pemilu 2024, Dedi Mulyadi berhasil meraih suara tertinggi di Dapil Jabar VII (Purwakarta, Karawang, Bekasi) dengan total 375.658 suara.

Sepak terjang karir politiknya yang panjang membuat Dedi kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat selama periode 2024-2029.

Penulis: Abel Alma Putri

Editor : Bahana.
#dedi mulyadi #Gubernur Jawa Barat