RADAR JOGJA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima berbagai bentuk ancaman, termasuk ancaman pembunuhan, setelah penutupan tambang ilegal di Kabupaten Subang.
Namun, ia menyatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi bagian dari pengalamannya selama menjabat sebagai pejabat publik.
Dedi menambahkan bahwa dirinya telah terbiasa menghadapi berbagai bentuk caci maki, hinaan, dan ancaman serius selama berkarier di dunia politik.
Meskipun demikian, Dedi belum memutuskan apakah akan melaporkan ancaman tersebut ke pihak kepolisian.
Ia menyatakan bahwa saat ini dirinya masih mempertimbangkan langkah tersebut.
Dedi juga menekankan bahwa tindakan penutupan tambang ilegal tersebut dilakukan demi kebaikan bersama dan untuk melindungi lingkungan dari kerusakan yang lebih parah.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga pernah mengalami tindakan intimidasi lainnya, seperti akun media sosial Facebook miliknya yang dibajak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ia telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan saat ini masih menunggu proses penanganan lebih lanjut. (Anicetus Awur)
Editor : Meitika Candra Lantiva