Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Banyak yang Gak Tahu! QRIS Ternyata dari Indonesia, Kini Mendunia Sampai Singapura, Tiongkok, dan Jepang

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 22 April 2025 | 17:40 WIB
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).


RADAR JOGJA - Siapa sangka, inovasi pembayaran digital yang kini banyak digunakan masyarakat Indonesia ternyata adalah karya anak bangsa.

Ya, Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS.

Qris adalah sistem pembayaran berbasis kode QR yang diciptakan oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Qris didesain untuk memudahkan transaksi lintas platform, kini QRIS tidak hanya menjadi tulang punggung digitalisasi transaksi di Indonesia.

Tetapi juga mulai diadopsi secara internasional, termasuk di negara-negara maju seperti Singapura, Tiongkok (China), dan Jepang.


Sejarah QRIS: Dibuat oleh Anak Negeri


QRIS resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2019, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sistem ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai QR code dari penyelenggara pembayaran seperti OVO, GoPay, Dana, LinkAja, dan lainnya ke dalam satu standar nasional.

Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan sistem pembayaran digital, mendorong inklusi keuangan, mempercepat pertumbuhan UMKM dan ekonomi digital.


Tak hanya menjadi solusi praktis, QRIS juga menunjukkan bahwa anak bangsa mampu menciptakan teknologi keuangan (fintech) yang efisien dan adaptif.


Ekspansi Internasional: Singapura, Tiongkok, dan Jepang


Bank Indonesia tidak berhenti di dalam negeri.

Melalui kerja sama dengan berbagai bank sentral dan sistem pembayaran negara lain, QRIS kini bisa digunakan di berbagai negara.


Kerja sama dengan Monetary Authority of Singapore (MAS) memungkinkan wisatawan Indonesia melakukan transaksi langsung dengan QRIS di merchant Singapura.

Sebaliknya, wisatawan Singapura juga bisa bertransaksi di Indonesia.

Dengan integrasi QRIS dan sistem pembayaran Tiongkok (seperti UnionPay dan WeChat Pay), wisatawan Indonesia dapat berbelanja di Tiongkok hanya dengan satu aplikasi dompet digital dari Indonesia.


QRIS mulai diterapkan di beberapa area wisata dan toko retail yang bekerja sama dengan sistem pembayaran Jepang.

Hal ini menjadi bentuk pengakuan Jepang terhadap kepraktisan QRIS.

Ke depan, Bank Indonesia juga menjajaki ekspansi QRIS ke negara-negara lain di kawasan ASEAN, Korea Selatan, hingga Arab Saudi, terutama untuk memudahkan jamaah haji dan umrah.

Hingga 2024, lebih dari 30 juta merchant di Indonesia telah menggunakan QRIS dan diakui sebagai salah satu inovasi sistem pembayaran terbaik di Asia Tenggara.

Terintegrasi dengan BI-FAST, memungkinkan proses settlement yang real-time.

QRIS juga mendukung transaksi lintas negara dengan nilai tukar langsung yang lebih efisien.

QRIS bukan hanya tentang pembayaran, tapi tentang identitas digital Indonesia yang mulai dikenal dunia.

Dengan inovasi seperti ini, bangsa Indonesia membuktikan bahwa kita mampu bersaing dan menjadi pemimpin di bidang teknologi keuangan global.

QRIS adalah bukti bahwa anak bangsa punya peran besar dalam memajukan dunia, satu transaksi digital dalam genggaman. (Adinda Fatimatuzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tiongkok #Qris dari Indonesia #inovasi #sistem pembayaran indonesia #ASPI #ekspansi qris #singapura #QRIS #pembayaran digital #jepang