Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jasad Mahasiswi UGM Ditemukan 18 Hari Setelah Kecelakaan, Orang Tua Korban Minta Jangan Berspekulasi Aneh Tentang Penyebab Kematian

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 15 April 2025 | 21:28 WIB
Sheila Amelia Christanti Mahasiswi UGM yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Cemorosewu–Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Sheila Amelia Christanti Mahasiswi UGM yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Cemorosewu–Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

RADAR JOGJA - Pada Sabtu, 12 April 2025, dunia maya dan media sosial dirundung duka mendalam setelah kabar penemuan jasad Sheila Amelia Christanti, seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Madiun, Jawa Timur.

Sheila, yang berusia 21 tahun, dilaporkan hilang sejak 25 Maret 2025 setelah berencana mudik dari Yogyakarta menuju kampung halamannya di Madiun menggunakan sepeda motor.

Keluarganya tidak dapat menghubunginya sejak saat itu, dan upaya pencarian dilakukan tanpa hasil hingga penemuan tragis tersebut.

Kronologi Penemuan Jasad

Jasad Sheila ditemukan di sebuah parit kecil di Jalan Cemorosewu–Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Lokasi penemuan berada di tikungan Tamansari, kawasan atas Lawu Green Forest (LGF).

Penemuan ini bermula dari kecelakaan lain di lokasi yang sama. Seorang warga, Tsintainir Bain Ahmad Fauzan, yang sedang menolong korban kecelakaan ringan, justru melihat sepeda motor dan tubuh manusia di parit sedalam 77 cm.

Karena posisi tubuh Sheila tertindih sepeda motor dan tidak tampak dari jalan raya, jasadnya baru ditemukan setelah hampir tiga minggu.


Identifikasi dan Dugaan Penyebab Kematian

Setelah ditemukan, identitas Sheila dikonfirmasi oleh keluarganya di RSUD dr Sayidiman Magetan.

Ciri khas seperti behel gigi dan gelang di tangan menguatkan bahwa itu benar Sheila.

Kapolsek Plaosan, AKP Joko Yuhono, menyatakan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan adanya bekas rem yang mengarah keluar dari jalan dan helm korban masih melekat di motornya.

Berdasarkan temuan tersebut, dugaan sementara adalah Sheila mengalami kecelakaan tunggal.

Pihak kepolisian telah melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Keluarga Sheila telah menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak berniat untuk menuntut secara hukum, serta meminta netizen untuk berhenti berspekulasi atau menduga penyebab kematiannya adalah hal lain.

Namun, pihak kepolisian setempat terus menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan tersebut. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Sheila #Kecelakaan #Sheila Amalia Christanti #UGM #Jasad Mahasiswi UGM #orang tua korban #penyebab kematian