Lebih dari 57 ribu orang mengunjungi kawasan tersebut selama periode 1–5 April 2025, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap proyek pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Jumlah Pengunjung terus meningkat dari hari ke hari, dengan puncaknya pada 3 April 2025, yang mencatat kehadiran sebanyak 14.105 orang.
Para pengunjung datang dari berbagai wilayah seperti Kalimantan, Jawa, Sulawesi, hingga mancanegara seperti Brunei, Malaysia, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa.
Untuk mendukung kelancaran kunjungan, fasilitas jalan tol IKN dan Jembatan Pulau Balang dibuka secara terbatas bagi kendaraan Golongan I.
Operasionalnya berlangsung satu arah dari pukul 06.00–18.00 WITA dengan batas kecepatan maksimal 60 km/jam.
Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu, menilai fenomena ini sebagai tanda rasa memiliki masyarakat terhadap proyek ibu kota baru.
“Antusiasme yang tinggi dari masyarakat menunjukkan optimisme dan dukungan terhadap pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, proyek pembangunan Masjid Negara yang dijadwalkan selesai pada triwulan IV 2025 menjadi salah satu ikon yang menarik perhatian.
Masjid tersebut dirancang untuk mencerminkan kebhinekaan dan spiritualitas Indonesia, sekaligus menjadi salah satu simbol kebanggaan nasional.
Semangat masyarakat untuk melihat langsung progres pembangunan IKN menjadi bukti nyata bahwa kawasan ini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga harapan baru bagi Indonesia.
Penulis: Samil Ngirfan Al Makki
Editor : Bahana.