Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Klarifikasi Willie Salim atas Tragedi Hilangnya Daging Rendang 200 Kg di Palembang

Meitika Candra Lantiva • Senin, 24 Maret 2025 | 19:54 WIB
Klarifikasi Willie Salim setelah kasus 200 Kg daging rendang viral hingga netizen ramai klaim "orang Palembang rakus".
Klarifikasi Willie Salim setelah kasus 200 Kg daging rendang viral hingga netizen ramai klaim "orang Palembang rakus".

RADAR JOGJA - Willie Salim, TikToker terkenal, beberapa hari lalu membuat konten memasak rendang 200 kg di dekat Jembatan Ampera.

Klaim yang beredar serta ramainya tuduhan dengan konotasi negatif terhadap warga Palembang menciptakan narasi seolah-olah mereka tidak memiliki adab dan etika sosial.

Dalam video yang dibagikan oleh Willie Salim, rendang 200 kg tersebut terlihat hilang begitu saja dalam waktu singkat ketika ia meninggalkannya untuk pergi ke toilet.


Komentar netizen di TikTok pada konten tersebut sangat beragam.

Banyak yang memberikan respons negatif terhadap warga Palembang, seolah-olah mereka mencuri rendang tersebut.

Akibatnya, muncul banyak komentar rasis dan celaan terhadap warga Palembang secara umum.

Warga Palembang tidak terima dengan tuduhan tersebut.

Beberapa warga kemudian angkat suara dan menyatakan bahwa kejadian yang disampaikan oleh Willie Salim tidak benar serta telah disetting.

Mereka beranggapan bahwa konten tersebut merusak citra warga Palembang, terlebih karena videonya telah mencapai 59,6 juta views di TikTok untuk video "tragedi rendang hilang" dan 70,6 juta views untuk video memasak rendang.

Jika ditotal, konten ini telah ditonton hingga 130,2 juta kali.

Karena semakin banyak kontroversi yang muncul, akhirnya Willie Salim mengklarifikasi dan berbicara soal ini.


"Saya minta maaf kepada seluruh warga Palembang. Gara-gara rendang viral, banyak narasi tidak enak terhadap warga Palembang. Ini bukan sepenuhnya salah warga Palembang, melainkan salah saya karena kurang persiapan. Pertama kali masak untuk orang sebanyak itu, bisa kumpul dan buka bersama sudah lebih dari cukup. Tidak ada kekecewaan, senang melihat antusiasme warga karena pada akhirnya rendang dimasak untuk mereka. Saya kaget melihat antusiasme warga. Ini pelajaran berharga buat saya. Saya tidak merekayasa hal itu dan tidak menyangka akan terjadi seperti ini. Itu kebodohan saya. Jangan salahkan warga Palembang. Jika saya memasak lebih awal dan persiapan lebih matang, hal tersebut tidak akan terjadi. Mohon maaf sebesar-besarnya," ujar Willie Salim dalam video klarifikasi yang ia unggah kemarin di TikTok.

Video tersebut telah mencapai 14 juta views di platform tersebut.


Respons netizen pun beragam. Ada yang membela Willie Salim dan menganggapnya tidak bersalah, tetapi ada pula yang terus memprovokasi serta memaki warga Palembang. Respons warga di Instagram bahkan lebih kritis.

Seperti yang diungkapkan oleh @tia.chauvian di kolom komentar Instagram:


"Bahkan di video permintaan maaf ini pun dia cuma mau bilang ‘dia tidak merekayasa’ sampai harus keluarin video pas orang pada ambil rendangnya… Intinya tetap gak mau salah ????????.”


Meskipun Willie Salim telah memberikan klarifikasi, tidak ada bukti jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Apakah tragedi daging rendang ini benar-benar settingan atau bukan masih menjadi tanda tanya.

Yang jelas, netizen semakin ricuh dan menimbulkan banyak tuduhan serta hinaan terhadap warga Palembang.

Sementara itu, beberapa warga Palembang yang lebih kritis juga tidak terima dengan tindakan Willie Salim yang dianggap melempar bola liar dan menciptakan narasi negatif terhadap mereka. (Faiq Rivaldy)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#jembatan ampera #Willie Salim minta maaf #palembang #willie salim #Rendang 200 kg hilang #Daging Rendang #konten #klarifikasi #tragedi