Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prabowo Subianto Tuai Kritik dari Fedi Nuril Setelah Angkat Ifan Seventeen Jadi Dirut Utama PT PFN

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 13 Maret 2025 | 20:30 WIB

 

Feni Nuril memberikan komentar berupa kritik kepada Presiden Prabowo terhadap pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Dirut Utama PT Produksi Film Negara (PFN).
Feni Nuril memberikan komentar berupa kritik kepada Presiden Prabowo terhadap pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Dirut Utama PT Produksi Film Negara (PFN).


RADAR JOGJA - Aktor dan pengusaha Fedi Nuril baru-baru ini mengkritik penunjukan Riefian Fajarsyah, atau yang dikenal sebagai Ifan Seventeen, sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN).

Pelantikan Ifan dilakukan pada Senin, 10 Maret 2025, oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Fedi mempertanyakan kompetensi dan rekam jejak Ifan di industri film Indonesia.

Melalui akun media sosialnya, Fedi menulis, "Tapi yang diangkat menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) malah Ifan Seventeen yang kemampuan, pengalaman dan prestasinya dalam film Indonesia gak jelas."

Ia juga menyoroti ketidaksesuaian antara pidato Prabowo yang menekankan sistem merit dalam penunjukan pejabat dengan kenyataan penunjukan Ifan.

Fedi mengutip pernyataan Prabowo, "Kita harus menuju ke arah merit system. Semua adalah merit, prestasi, pengabdian, pengorbanan. Ini tradisi yang harus kita langgengkan."

Kritik ini memicu perbincangan di media sosial, dengan beberapa warganet mendukung pandangan Fedi, sementara yang lain membela keputusan tersebut.

Penunjukan Ifan sebagai Dirut PFN menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan upaya pemerintah dalam membangkitkan industri film nasional pasca-pandemi. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#ifan seventeen #industri film nasional #PT PFN #Prabowo Subianto #Dirut Utama PT PFN #fedi nuril #Ifan Seventeen Jadi Dirut Utama PT PFN #kritik