Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BKN Usulkan CASN yang Terlanjur Resign Kembali Bekerja di Tempat Sebelumnya

Bahana. • Rabu, 12 Maret 2025 | 00:10 WIB

Tes CPNS
Tes CPNS
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakhrullah, mengusulkan agar calon aparatur sipil negara (CASN) yang sudah lulus seleksi namun masih menunggu pengangkatan hingga Oktober 2025, dapat kembali bekerja di tempat asal mereka sebelumnya.

Usulan ini muncul sebagai respons terhadap banyaknya CASN yang memilih untuk mengundurkan diri dari pekerjaan mereka setelah dinyatakan lolos seleksi, kemudian terjebak dalam kondisi menganggur karena penundaan pengangkatan.

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan bahwa pengangkatan CASN yang lolos seleksi akan dilakukan serentak pada 1 Oktober 2025.

Penundaan ini membuat sejumlah CASN yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan mereka merasa kebingungan.

Bahkan, ada beberapa di antaranya yang sudah membeli tiket untuk berangkat ke tempat tugas pada awal April, berharap bisa segera bekerja.

"Banyak yang memberikan informasi kepada saya bahwa mereka sudah keluar dari pekerjaan mereka, resign, karena berharap mulai bekerja pada 1 April. Namun, dengan penundaan yang terjadi, mereka justru menganggur sekarang,” ujarnya dalam rapat koordinasi penyesuaian penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) CASN dan PPPK yang disiarkan di YouTube BKN pada Senin (10/3).

Menanggapi kondisi ini, Ia mengusulkan agar pihak terkait melakukan sosialisasi terkait penyesuaian jadwal pengangkatan dengan lebih baik.

Salah satunya dengan mendata tempat kerja sebelumnya para CASN, untuk melihat apakah mereka bisa kembali bekerja di perusahaan atau instansi asal mereka sebelum pengangkatan resmi dilakukan.

Zudan juga mengusulkan agar BKN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), serta pemerintah daerah berkomunikasi dengan perusahaan tempat CASN sebelumnya bekerja.

Tujuannya adalah untuk membuka peluang agar mereka dapat kembali bekerja sementara sebelum pengangkatan resmi pada 1 Oktober 2025.

"Kami dari BKN atau KemenPANRB siap untuk turun tangan jika perlu, menghubungi perusahaan terkait atau instansi pemerintah, baik itu BUMN, BUMD, atau sektor swasta untuk mencari solusi terbaik bagi mereka," jelasnya.

Menurutnya, langkah ini adalah bentuk empati pemerintah terhadap calon ASN yang terdampak oleh penundaan pengangkatan.

Meskipun ia menyadari bahwa tidak ada jaminan bahwa usaha ini akan berhasil, Ia menegaskan bahwa setidaknya pemerintah perlu berusaha semaksimal mungkin untuk membantu CASN yang terjebak dalam situasi ini.

"Belum tentu berhasil, tapi jika kita tidak berupaya, tentu tidak ada hasil. Kita hanya bisa berharap bahwa upaya kita ini memberikan solusi bagi mereka yang membutuhkan," tutup Zudan.

Penulis: Abel Alma Putri

Editor : Bahana.
#pegawai #CASN #bkn