RADAR JOGJA - Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan lima unit pemadam kebakaran untuk menyedot banjir di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, dan memompa air ke Kali Ciliwung guna mengurangi genangan.
"Kita sedot air di Jalan Jatinegara dengan pompa armada kita dan air sedotannya dibuang ke Kali Ciliwung agar air tidak naik terus di Jalan Jatinegara," ujar Kepala Suku Dinas (Kasudin) Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, mengutip dari Antara.
Jalan Jatinegara Barat tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 40-50 sentimeter (cm) pada Selasa (4/3/2025) sore.
Akibatnya, jalur yang mengarah ke Salemba tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, kecuali Trans Jakarta atau bus besar.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir melanda 105 rukun tetangga (RT) dan lima ruas jalan di Jakarta Timur.
Di wilayah Jakarta Timur, banjir terjadi di 25 RT, dengan rincian sebagai berikut:
Kelurahan Bidara Cina: 3 RT, ketinggian air 120-370 cm
Kelurahan Cipinang Muara: 2 RT, ketinggian air 80 cm
Kelurahan Kampung Melayu: 27 RT, ketinggian air 200 cm
Kelurahan Bale Kambang: 3 RT, ketinggian air 250 cm
Kelurahan Cawang: 7 RT, ketinggian air 320 cm
Kelurahan Cililitan: 2 RT, ketinggian air 60 cm
Kelurahan Gedong: 3 RT, ketinggian air 300-450 cm
Upaya penanganan banjir terus dilakukan oleh berbagai instansi terkait, termasuk penyedotan air oleh pemadam kebakaran serta pemantauan kondisi oleh BPBD DKI Jakarta.
Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas untuk menghindari risiko yang lebih besar. (Adam Jourdi Alfayed)