Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikecam oleh Pejabat! Inilah Makna Tersembunyi Lukisan “Tikus dalam Burung Garuda” Karya Pelukis Rokhyat

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 21 Februari 2025 | 18:44 WIB
Lukisan “Tikus dalam Burung Garuda”.
Lukisan “Tikus dalam Burung Garuda”.

RADAR JOGJA - Lukisan "Tikus dalam Burung Garuda" karya Rokhyat adalah sebuah karya seni yang menarik perhatian dengan komposisi visual yang penuh makna.

Karya ini dibuat oleh seniman bernama Rokhyat yang berusia 60 tahun dan berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dalam lukisan ini, terdapat gambaran simbolik yang memadukan unsur tradisional Indonesia, yakni Garuda, dengan elemen yang lebih kontras, yaitu tikus.

Karya yang penuh makna ini dipamerkan di Badrigallery Banjarmasin sampai 18 Maret 2025. Namun, banyak dari pejabat melakukan pengecaman akan karya dari Rokhyat tersebut.


Rokhyat, dalam karyanya ini menyampaikan pesan tentang ketegangan antara kekuatan nasional dan kenyataan sosial yang lebih kompleks.

Garuda, sebagai lambang negara Indonesia, sering dianggap sebagai simbol kebanggaan, kekuatan, dan kejayaan bangsa.

Sebaliknya, tikus sering kali dihubungkan dengan hal-hal negatif, seperti kemiskinan atau kerapuhan.

Kombinasi keduanya dalam satu lukisan menciptakan kontras yang memancing berbagai interpretasi.

Tikus yang berada dalam tubuh Garuda menggambarkan banyaknya koruptor di Negara Indonesia yang masih kebal hukum atau ketidaksesuaian bobot hukum yang diterima pejahat.

Tikus menjadi metafora bagi para koruptor, penguasa serakah, dan bisnis agama yang tidak sesuai dengan norma.

Adanya masalah yang tersembunyi di balik kemegahan, atau bahkan ketidakberesan dalam sistem yang seharusnya kuat, menjadi kritik sosial terhadap kondisi bangsa yang terkesan rapuh atau penuh tantangan, meskipun di luar tampaknya sempurna.

Baca Juga: Wali Kota Magelang Tancap Gas Realisasikan Program hingga Serap Aspirasi Masyarakat

Gambar tulang bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” yang digenggam cakar garuda melambai untuk diperhatikan lebih teliti tentang warna merah darah yang mentes ke bawah akibat dari patahnya tulang.

Ilustrasi tersebut secara tidak langsung menjelaskan keadaan bangsa yang masih memiliki banyak ketidak adilan yang di dapat antar suku, daerah, maupun kasta sosial, yang mana melahirkan banyak perseteruan akibat membentuk kotak diantara kelompok yang berbeda.

Lukisan "Tikus dalam Burung Garuda" bukan sekadar karya seni visual, melainkan sebuah pernyataan artistik yang berbicara tentang keadilan sosial, simbolisme nasional, dan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.

Rokhyat melalui karyanya ini mengundang kita untuk berpikir lebih kritis terhadap kondisi bangsa, dengan cara yang halus bahkan menghasilkan sebuah karya, namun maknanya sangat tajam. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Dikecam oleh Pejabat #Tikus dalam Burung Garuda #Pelukis Rokhyat #Karya Pelukis Rokhyat #makna Tersembunyi Lukisan