RADAR JOGJA - Aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaGelap kembali berlangsung hari ini, Jumat (21/2/2025), di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan masyarakat sipil akan kembali turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Demi memastikan jalannya aksi tetap kondusif, aparat kepolisian menurunkan sebanyak 2.460 personel gabungan.
“Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat dari sejumlah aliansi, kami melibatkan 2.460 personel gabungan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Jumat (21/2/2025).
Susatyo menjelaskan bahwa personel tersebut terdiri dari gabungan anggota Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, serta instansi terkait lainnya.
Mereka akan disebar di titik-titik strategis mulai dari kawasan Patung Kuda hingga Istana Negara guna mengantisipasi potensi eskalasi massa.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Mengenai rekayasa lalu lintas, pihak kepolisian menyatakan masih mempertimbangkan kondisi di lapangan.
“Apabila jumlah massanya tidak banyak, lalu lintas tetap berjalan normal seperti biasa. Namun, jika massa cukup besar dan eskalasi meningkat, arus lalu lintas akan dialihkan. Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar Monas agar mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan,” jelas Susatyo.
Demonstrasi hari ini menjadi aksi ketiga dalam satu pekan terakhir, setelah sebelumnya aksi serupa berlangsung pada Selasa (18/2/2025) dan Kamis (20/2/2025).
Meski belum ada kepastian apakah unjuk rasa kali ini masih mengusung tajuk yang sama, informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa demonstrasi hari ini merupakan puncak dari gerakan #IndonesiaGelap.
Dengan meningkatnya intensitas aksi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas guna menghindari kendala di perjalanan.
Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dalam pantauan aparat kepolisian. (Adam Jourdi Alfayed)