Begini Isi Keputusan Forum Permusyawaratan Sesepuh Masyarakat Madura Yogyakarta
Meitika Candra Lantiva• Jumat, 14 Februari 2025 | 22:00 WIB
Forum Permusyawaratan Sesepuh Masyarakat Madura Yogyakarta
RADAR JOGJA - Forum Permusyawaratan Sesepuh Masyarakat Madura Yogyakarta melakukan pemanggilan terhadap pihak yang bersangkutan dalam rangka memberikan pengarahan demi menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat Madura dan masyarakat Yogyakarta pada
umumnya.
Hal itu mencermati perkembangan situasi yang kurang kondusif pasca terbitnya surat atas nama Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) Nomor 015/P/KMY/II/2025 tanggal 7 Februari 2025.
Dengan menjunjung tinggi semangat musyawarah dan persaudaraan, Forum memutuskan hal-hal berikut:
1. Bahwa adanya perilaku dari sebagian oknum etnis tertentu yang mengganggu dan mengusik ketenangan dan kedamaian hidup orang lain di Yogyakarta adalah hal yang sudah diketahui
oleh semua pihak.
Akan tetapi perilaku oknum tersebut tidak boleh digeneralisir sebagai perilaku etnis dimaksud secara keseluruhan.
Hal yang bersifat personal tidak boleh disikapi
sebagai masalah komunal.
2. Forum menyesalkan adanya kesalahpahaman terhadap terbitnya surat KMY yang sudah beredar luas.
3. Forum meminta maaf kepada semua pihak yang telah terganggu dan terusik oleh adanya
surat dimaksud, baik dari kalangan masyarakat Papua, masyarakat Madura maupun
masyarakat Yogyakarta pada umumnya.
4. Forum mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dan aparat pemerintah DIY, TNI maupun POLRI atas inisiatif dan gerak cepatnya dalam merespon dan mencari solusi bagi kasus yang sedang dihadapi.
5. Forum mengimbau dan mengajak kepada segenap warga Madura di Yogyakarta khususnya untuk menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan melawan hukum.
Demikianlah keputusan musyawarah Forum Sesepuh Masyaraka Madura Yogyakarta yang
dibuat dengan sungguh sungguh penuh keikhlasan dan kesadaran dalam rangka menciptakan situasi kehidupan masyarakat dan bangsa yang damai, aman dan sejahtera.
Demikian surat tersebut dibuat dan ditandatangani oleh lima tokoh penting dalam forum tersebut. Antara lain: Prof dr Moh Mahfud MD, SH, SU.
Kemudian Dr KH A Malik Madaniy, MA, Prof Dr Nurhasan Ismail, SH., MH.
Lalu Dr H Asmai Ishak, M Bus, Prof Dr KH Shofiyullah Muzammil, M Ag dan Dr KH Ahmad Yubaidi, SH S.Pd., MH