Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prabowo Subianto: Saya Melakukan Penghematan Anggaran Untuk Rakyat, Tapi Ada Raja Kecil yang Mau Melawan Saya

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 11 Februari 2025 | 20:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberitakan sambutan saat membuka Kongres ke-18 Muslimat NU di Surabaya, Senin (10/2/2025).
Presiden Prabowo Subianto memberitakan sambutan saat membuka Kongres ke-18 Muslimat NU di Surabaya, Senin (10/2/2025).

RADAR JOGJA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan efisiensi besar-besaran terhadap anggaran kementerian 2025.

Dalam pidatonya di Kongres XVIII Muslimat NU yang digelar di Jatim International Expo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025), Prabowo menyatakan bahwa pemangkasan anggaran ini dilakukan demi kepentingan rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Saya melakukan penghematan, saya ingin pengeluaran yang tidak perlu, pengeluaran yang mubazir, yang alasan untuk nyolong ingin dihentikan, dibersihken,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Kebijakan Penghematan dan Tantangan di Birokrasi
Prabowo menegaskan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran ini dilakukan untuk menghindari pemborosan yang tidak perlu serta memastikan bahwa dana negara digunakan secara efektif.

Namun, kebijakan ini ternyata mendapat perlawanan dari beberapa pihak di dalam birokrasi yang menurutnya sudah merasa kebal hukum dan bertindak seolah-olah sebagai ‘raja kecil’.

“Ada yang melawan saya, ada, dalam birokrasi, merasa sudah kebal hukum, merasa sudah jadi raja kecil, ada,” ungkap Prabowo.

Ia menegaskan bahwa langkah efisiensi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak dan memperbaiki kualitas sekolah di seluruh Indonesia.


“Saya mau hemat uang untuk rakyat, untuk memberikan makan anak-anak, rakyat, saya ingin memperbaiki semua sekolah di Indonesia,” tambahnya.


Instruksi Presiden untuk Efisiensi Anggaran

Sebagai bagian dari kebijakan penghematan, Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengamanatkan pengurangan anggaran kementerian/lembaga senilai Rp 306,7 triliun.

Salah satu tujuan utama dari kebijakan ini adalah mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan salah satu program unggulan pemerintahannya.

Baca Juga: Jangan Langsung Dibuang! Begini Resep Mengolah Biji Nangka Menjadi Kripik yang Nikmat dan Menyehatkan

Pemerintah berharap bahwa efisiensi anggaran ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan negara dan memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar bermanfaat bagi rakyat Indonesia.

Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan gentar menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang mencoba menghambat kebijakan ini.

Dengan kebijakan ini, publik kini menanti sejauh mana efektivitas pemangkasan anggaran dapat berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat dan seberapa tegas pemerintah dalam menghadapi pihak-pihak yang masih berusaha mempertahankan kepentingan pribadi dalam birokrasi. (Adam Jourdi Alfayed)

 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#anggaran kementerian 2025 #jatim international expo #efisiensi #Penghematan Anggaran Untuk Rakyat #Kongres XVIII Muslimat NU #Prabowo Subianto