Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Speedboat Tenggelam di Nunukan: 3 Tewas, 5 Masih Hilang, dan 8 Selamat Berhasil Dievakuasi

Meitika Candra Lantiva • Senin, 3 Februari 2025 | 21:39 WIB
Gambar korban kecelakaan speed boat di Nunukan,Kalimantan Utara pada tanggal (29/1/2025).
Gambar korban kecelakaan speed boat di Nunukan,Kalimantan Utara pada tanggal (29/1/2025).

RADAR JOGJA - Sebuah kecelakaan tragis terjadi di perairan Nunukan, Kalimantan Utara, pada Rabu (29/1/2005), ketika sebuah speedboat yang mengangkut 16 penumpang tenggelam.

Kecelakaan ini menewaskan 3 orang, sementara 5 penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Delapan penumpang berhasil selamat dan dievakuasi oleh tim SAR dan warga setempat.

Kronologi Kejadian: Speedboat Pecah di Tengah Laut

Menurut laporan sementara, kecelakaan diduga terjadi sekitar pukul 11.00 WITA.

Salah seorang warga, Yudha Aji, yang turut membantu menolong para korban, menuturkan bahwa ia melihat kejadian tersebut saat sedang dalam perjalanan menggunakan speedboat dari Seimanggaris ke Nunukan.


“Saat saya naik speedboat dari Seimanggaris ke Nunukan sekitar pukul 13.00 WITA, kami melihat banyak orang yang tenggelam karena speedboat mereka pecah,” kata Yudha Aji.

Speedboat yang ditumpangi Aji berhasil mengangkut 5 korban dan segera membawa mereka ke Dermaga Sei Bolong, Nunukan.

Kabar tentang kecelakaan ini pun menyebar dengan cepat, memicu respons cepat dari kapal-kapal lain yang sedang melintas di rute Seimanggaris-Nunukan untuk turut membantu mengevakuasi korban.


Tim SAR Turun Tangan, 3 Korban Tewas Ditemukan

Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Handoyo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menurunkan tim SAR untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para korban.

“Kita sudah perintahkan tim SAR untuk bergerak, dan kami menargetkan pencarian terhadap lima korban yang masih hilang,” ujar Handoyo saat dihubungi pada Rabu.

Sementara itu, tiga korban yang ditemukan tewas telah dibawa ke Dermaga Sei Bolong.

“Ketiga korban meninggal sudah dibawa ke dermaga. Untuk korban lainnya yang masih di speedboat, kami belum memindahkannya karena masih menunggu petugas,” tambah Handoyo.


8 Penumpang Selamat, 5 Masih Dicari

Dari total 16 penumpang yang berada di speedboat tersebut, 8 orang berhasil selamat dan dievakuasi.

Namun, nasib 5 penumpang lainnya masih belum diketahui, dan tim SAR terus berupaya mencari mereka.

Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian, dengan harapan korban yang hilang dapat segera ditemukan.


Dugaan Penyebab Kecelakaan


Meskipun penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan kerusakan teknis pada speedboat yang menyebabkan kapal pecah di tengah perairan.

Faktor cuaca dan gelombang laut juga tidak dapat diabaikan, mengingat perairan Nunukan dikenal memiliki kondisi yang cukup menantang.


Respons Masyarakat dan Pihak Berwajib

Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Nunukan dan sekitarnya.

Banyak warga yang turut membantu dalam proses evakuasi dan pencarian korban.

Pihak berwajib juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat menggunakan transportasi laut, terutama di perairan yang berisiko tinggi.


“Kami berharap tim SAR dapat segera menemukan korban yang masih hilang. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi kapal sebelum berlayar,” kata Handoyo.


Peringatan untuk Keselamatan Transportasi Laut


Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam transportasi laut.

Pemerintah dan pihak berwenang diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap kondisi kapal-kapal yang beroperasi, terutama di daerah perairan yang rawan kecelakaan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi protokol keselamatan saat menggunakan transportasi laut.


Kami turut berduka atas kejadian ini dan berharap agar korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.

Semoga tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan di laut. (Adam Jourdi Alfayed)

 

 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kecelakaan #nunukan #evakuasi #perairan Nunukan #Tragedi Speedboat Tenggelam #kecelakaan tragis