KEBUMEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen mulai ancang-ancang menghadapi ancaman bencana hidrometerologi. Terkait hal tersebut BPBD telah mendirikan posko darurat bencana yang akan beroperasi selama dua bulan.
Baca Juga: Belum Temukan Kasus HMPV di Kebumen, Pemkab Diminta Tetap Waspada dab Tak Anggap Enteng
Kepala BPBD Kebumen Udy Cahyono mengatakan, aktivasi posko darurat sebagai bagian mitigasi bencana hidrometeorologi basah tahun 2025. Posko tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana akibat cuaca ekstrem. "Dua bulan kami siaga total. Selain fokus di lapangan, kami stand by 24 jam di kantor," ucapnya, Jumat (10/1).
Udy menjelaskan, posko yang berada di lingkungan kantor BPBD Kebumen tersebut akan diisi para personel SAR serta relawan atau pegiat kebencanaan. Hal ini dimaksud agar tanggap darurat serta penanganan bencana dilakukan secara optimal. "Jangan panik, tetap pantau informasi resmi dari pemerintah. Kami juga kolaborasi dengan BMKG untuk pantauan cuaca," ungkapnya.
Dia menegaskan, BPBD bakal siap siaga dalam menghadapi segala kemungkinan terjadinya bencana. Seperti bencana banjir, tanah longsor hingga angin kencang. Berbagai persiapan juga telah dilakukan dengan memastikan kalaikan peralatan, kendaraan operasional hingga ketersedian logistik. "Kami sudah minta Destana pro aktif. Harapannya personel tercatat mampu secara manidir terkait pengurangan risiko bencana," kata Udy.
Kasatlantas Polres Kebumen AKP Koyim Maturrohman mengatakan, kondisi cuaca yang tak menentu juga dapat menimbulkan risiko kecelakaan di jalan raya. Menurutnya terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keselamatan pengendara ketika cuaca ekstrem. Seperti kondisi jalan, genangan air, jalan licin dan visibilitas atau jarak pandang menurun.
Oleh karena itu, dia mengimbau agar pengguna jalan tetap meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara. Koyim juga mengingatkan para pengguna jalan lebih memperhatikan rambu lalu lintas dan menghindari area yang rawan bencana ketika hujan deras. "Selalu periksa kondisi kendaraan, terutama rem, ban, lampu dan wiper. Kurangi kecepatan kalau berkendara ketika hujan," beber Koyim. (fid/din)
Editor : Din Miftahudin