Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sungai Pringtutul Meluap, Rumah Warga Terendam Banjir, Sebanyak 34 Jiwa Terdampak

Muhammad Hafied • Jumat, 3 Januari 2025 | 03:00 WIB

 

BERANGSUR SURUT : Banjir merendam permukiman warga di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele akibat luapan air sungai pada Rabu (1/1) malam.   
BERANGSUR SURUT : Banjir merendam permukiman warga di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele akibat luapan air sungai pada Rabu (1/1) malam.  

 

 

KEBUMEN - Hujan deras yang melanda wilayah Kebumen pada Rabu (1/1) malam menyebabkan air Sungai Pringtutul meluap hingga ke permukiman warga. Akibatnya 34 jiwa di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele ikut terdampak karena rumahnya terendam banjir dari luapan air sungai.

 Baca Juga: Libur Sekolah dan Nataru, Pelayanan Adminduk di Disdukcapil Purworejo Naik Dua Kali Lipat, Terbanyak Urus KTP

Luapan air dari sungai mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 20.00. Peristiwa ini berlangsung ketika hujan deras dengan durasi lama mengguyur wilayah setempat. Banjir juga diperparah dengan adanya tanggul sungai yang jebol. "Ketinggian air 15-20 cm. Menutupi jalan raya dan merendam permukiman," jelas Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto, Kamis (2/1).

 

Heri mengatakan, begitu menerima laporan personel BPBD Kebumen bersama relawan langsung menuju lokasi kejadian. Petugas lalu melakukan observasi dan asesmen terkait peristiwa tersebut. Genangan air sendiri hanya terjadi sekitar 2-3 jam.

 Baca Juga: Diprediksi 25 Ribu, Kunjungan Wisatawan ke Purworejo Tembus 33.719, Pantai Dewaruci di Jatimalang Tetap Menjadi Objek Wisata Favorit

Dia memastikan, wilayah yang tergenang air akibat luapan Sungai Pringtutul tidak menelan korban jiwa. Debit air yang merendam permukiman warga kini juga telah berangsur surut seiring hujan reda. "Air telah surut. Arus lalu lintas juga sudah lancar. Kami antisipasi karena ada tanggul jebol sepanjang 10 meter," ucapnya.

 

Selain di Kecamatan Rowokele, di hari yang sama BPBD Kebumen juga merekap laporan banjir akibat luapan air sungai. Tepatnya di Desa Tugu Kecamatan Buayan. Dalam kejadian tersebut 12 jiwa ikut terdampak karena rumah mereka terendam banjir. Adapun ketinggian banjir mencapai 50 cm. "Kami sudah koordinasi untuk penanganan darurat, termasuk evakuasi warga dan pengelolaan dampak bencana," sambung Heri.

 Baca Juga: PMK Kembali Muncul, Warga Diminta Selalu Waspada, DKPP Purworejo Lakukan Vaksinasi untuk Antisipasi

Dia mengimbau agar masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai untuk tetap waspada. Terlebih ketika menghadapi cuaca ekstrem seperti sekarang. "Waspada adanya potensi banjir susulan. Langsung laporkan ketika terjadi situasi darurat," ucapnya. (fid/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#warga terdampak #kebumen #Banjir #bpbd kebumen #tanggul jebol #tanggul jebol akibat curah hujan tinggi #sungai #permukiman