Dok: Humas Polres Magelang Kota
MAGELANG - Jajaran Polres Magelang Kota bersama Polsek Bandongan bergerak cepat terkait adanya laporan balap liar di jalanan menuju Jembatan Ngembik. Tepatnya di Desa Rejosari, Bandongan. Video terkait peristiwa itu pun, ramai di media sosial pada Sabtu (28/12).
Dari video yang beredar, tampak sejumlah pemuda berkumpul di sisi kanan-kiri jalan. Mereka tidak mengenakan helm dan sepeda motornya tidak sesuai spesifikasi. Mereka saling beradu balap, seolah menjadikan jalan tersebut menjadi sirkuit. Sementara pemuda lainnya juga menyaksikan dan turut memberi dukungan.
Fasilitas maupun akses jalan menuju jembatan memang sudah diperbaiki. Saat ini, tidak hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintasi jembatan itu, tapi juga roda empat. Usai dibangun, kawasan jembatan itu memang dipadati masyarakat.
Kasi Humas Polres Magelang Kota Iptu Untung Harjanto mengutarakan, polisi akan menindak tegas setiap ada gangguan kamtibmas. Terutama peristiwa yang meresahkan masyarakat. Polisi akan melakukan pembubaran terhadap aksi balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. "Kami akan lakukan patroli dan penjagaan di tempat tersebut untuk menciptakan rasa aman dan menekan terjadinya korban," bebernya saat dikonfirmasi, Minggu(29/12).
Karena itu, polisi turun ke lapangan untuk membubarkan para pemuda yang nongkrong di kawasan tersebut. Dia juga mengimbau kepada orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya. (aya/din)
Editor : Din Miftahudin