PURWOREJO - Cabang olahraga (cabor) sepatu roda resmi menjadi cabor baru di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Purworejo. Pada 2025 nanti, KONI Purworejo juga akan mencoret cabor bridge dan memasukkan sepatu roda ke dalam cabor binaan.
Ketua KONI Kabupaten Purworejo Sumaryanto mengungkapkan, cabor bridge dicoret karena sudah tidak memiliki atlet. Sebanyak 34 cabor yang menjadi binaan KONI sudah menyentujui itu dalam rapar kerja beberapa waktu lalu.
Saat ini, KONI Purworejo tengah memberikan waktu untuk uji coba terhadap pengurus cabor sepatu roda. Jika dalam setahun aktif, akan diberikan anggaran dan bisa diikutkan dalam agenda Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2025. “Harapannya, cabor tersebut ke depan dapat mencetak prestasi dan membawa nama baik Kabupaten Purworejo,” jelasnya, Kamis (26/12).
Disampaikan, dari 34 cabor yang ada, cabor yang paling banyak menorehkan prestasi adalah cabor gateball, taekwondo, catur, dan kempo. Cabor-cabor tersebut sering mendapatkan prestasi pada event porprov.
Sumaryanto berharap, ke depan prestasi yang ditorehkan para atlet dapat lebih baik. Selama 2024, pencapaian KONI Purworejo secara keseluruhan sudah baik. Secara program dan kegiatan, semua terlaksana dengan baik. Dia berharap, di 2025 juga berjalan lancar.
Tahun depan, pihaknya akan menggelar Pra Porprov untuk persiapan Porprov 2026. Terkait anggaran, anggaran KONI Purworejo untuk 2025 yaitu Rp 2 Miliar. Yakni, akan digunakan untuk Pra Porprov dan kegiatan lainnya. "Kami berharap perolehan medali pada Poprov 2026 bisa naik, tapi target belum kami rumuskan," tuturnya.
Pihaknya masih akan melakukan pemetaan atlet hingga April 2025 karena adanya mutasi atlet. Daerah lain banyak yang mampu belanja atlet. Beberapa atlet asli Purworejo yang memiliki prestasi nasional yaitu Arkan di cabor renang dan Nadine pada senam lantai. "Mereka saat ini ada di luar Purworejo, kemungkinan akan diminta untuk membela kota/kabupaten lain," tambahnya.
Di berharap, ke depan atlet yang akan mengikuti ajang Pra Porprov tidak terbebani oleh anggaran sehingga bisa berjalan maksimal. Sehingga, akan semakin banyak medali yang diperoleh dari Porprov 2023 lalu. Di 2023, pihaknya menargetkan 33 medali yaitu sembilan emas, tujuh perak, dan 17 perunggu. Dari target itu hanya bisa terealisasi 22 medali dengan rincian empat emas, sembilan perak, dan sembilan perunggu.
Ketua Komunitas Purworejo Inline Skate Restoris A Fatiha mengaku sangat bersyukur karena per 29 November 2024, Purworejo sudah resmi memiliki Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) Purworejo. Di awal 2025, akan ada acara pengukuhan pengurusnya.Dengan hadirnya Porserosi sebagai induk organisasi olahraga Sepatu Roda di Purworejo dan olahraga sepatu roda resmi menjadi cabor binaan KONI Purworejo akan menjadi pemicu semangat bagi para atlet agar bisa berprestasi baik di tingkat regional maupun nasional. "Dalam waktu dekat, kami akan mendorong dan menyiapkan atlet agar dapat mengikuti seleksi Pra Porprov di 2025,” ujarnya. (han/din)
Editor : Din Miftahudin