RADAR JOGJA - Gunung Raung yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya.
Pada Selasa pagi (24/12/2024), gunung berapi ini mengalami erupsi dengan kolom abu setinggi 2.000 meter yang membubung ke udara, menciptakan pemandangan dramatis di langit Jawa Timur.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid menjelaskan, peningkatan aktivitas Gunung Raung sudah terdeteksi sejak beberapa waktu lalu melalui pengamatan visual dan instrumental.
Aktivitas ini ditandai dengan embusan gas vulkanik yang intensitasnya bervariasi, serta munculnya gempa-gempa vulkanik yang cukup signifikan.
Erupsi ini juga menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang terpantau bergerak ke arah timur.
Berdasarkan data dari seismograf, letusan Gunung Raung terekam dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi selama 282 detik, menunjukkan kekuatan aktivitas yang cukup besar.
Selain erupsi utama, beberapa erupsi susulan juga terjadi, menandakan bahwa aktivitas vulkanik gunung ini masih berlanjut.
Sehubungan dengan aktivitas Gunung Raung, Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat di sekitar wilayah terdampak.
Warga diminta untuk tidak mendekati area gunung dalam radius tertentu, serta mematuhi arahan resmi dari pihak berwenang.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpancing oleh berita-berita hoaks atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait aktivitas Gunung Raung.