PURWOREJO - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo mulai menyiapkan diri menghadapi Pra Porprov Jateng 2025 menuju Porprov 2026. KONI menekankan setiap induk cabang olahraga (cabor) untuk mempersiapkan atlet asli daerah agar tidak memakai atlet dari luar daerah.
Ketua Dewan Kehormatan KONI Purworejo Muhamad Abdullah mengungkapkan, pra porprov perlu disiapkan mulai dari sekarang agar atlet-atlet yang mau masuk porprov bisa diikutkan di pra porprov. "Sebab, Porprov 2026 dipastikan akan semakin ketat terkait mutasi atau mengambil atlet dari luar daerah," katanya, kemarin (23/12).
Dullah menyebut, perlu adanya mapping dan profiling cabang olahraga. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mengetahui berbagai persoalan maupun potensi atlet di masing-masing cabor. Setiap koordinator olahraga kecamatan (KOK) minimal sudah mulai menginventarisasi dan menetapkan skala prioritas pengembangan olahraga potensi di wilayahnya.
Terkait keseriusan terhadap ajang pra porprov 2025 dan Porprov 2026 sejumlah cabor mulai melakukan persiapan untuk menjaring atlet-atlet berbakat. Salah satunya, yaitu cabor e-sport.
Pengurus Kabupaten (Pengkab) Esports Indonesia (ESI) Purworejo pada Minggu (22/12) bekerja sama dengan Komunitas Free Fire Regional Purworejo menggelar turnamen offline. Ajang bertajuk War of Legend Championship 2024 ini untuk menjaring bibit atlet berbakat yang akan dipersiapkan untuk berlaga di ajang Pra Porprov 2025.
Baca Juga: Pastikan Keamanan Gereja Jelang Natal, Tim Gegana Polda DIY Lakukan Sterilisasi di Gunungkidul
"Kegiatan ini memang rutin kami selenggarakan. Sudah empat kali, tahun ini ada 12 tim terdiri dari 48 peserta," kata Ketua ESI Pengkab Purworejo Nanang Agus Gutomo. Turnamen tersebut untuk mencari sekaligus melatih atlet potensial yang bisa membawa nama baik Purworejo.
Pemenang dari turnamen tersebut akan mendapatkan pelatihan intensif sebagai persiapan menuju Pra Porprov 2025. Harapannya ke depan e-sport bisa menjadj kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. “Sehingga, para pelajar yang berbakat di dunia game online dapat diarahkan menuju jalur prestasi," tandas dia. (han/din)
Editor : Din Miftahudin