PURWOREJO - Sebanyak 46 desa dan dua kelurahan di Kabupaten Purworejo menjadi piloting kios adminitrasi kependudukan (adminduk). Puluhan desa dan kelurahan tersebut diberikan akses oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Purworejo untuk memberikan pelayanan kependudukan kepada masyarakat.
Kepala Disdukcapil Purworejo Suryadi mengungkapkan, 46 desa dan dua kelurahan tersebut telah diberikan user, pendampingan instal, serta pelatihan sistem informasi adminitrasi kependudukan (SIAK) di awal Desember lalu. "Piloting Kios Adminduk merupakan unit pelayanan mandiri untuk membantu masyarakat mengakses pelayanan adminduk secara daring atau online," katanya Rabu (11/12).
Dikatakan, penunjukan 46 desa dan dua kelurahan di Kabupaten Purworejo berdasarkan pada Surat Sekda No.400.12.4.4/8176/2024 dengan masing-masing kecamatan ditunjuk tiga desa. Pun, diawali dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepala Disdukcapil Purworejo dengan kepala desa atau lurah pada 30 Oktober 2024.
Adapun desa dan kelurahan tersebut adalah Kelurahan Baledono, Kelurahan Purworejo, dan Desa Ganggeng (Kecamatan Purworejo), Desa Kaliharjo, Kaligono, dan Tlogoguwo (Kecamatan Kaligesing), Desa Banyuyoso, Tlepokkulon, dan Ketawangrejo (Kecamatan Grabag), Desa Jombang, Candi, dan Piyono (Kecamatan Ngombol).
Kemudian, Desa Kesugihan, Bubutan, dan Jogoresan (Kecamatan Purwodadi), Desa Bapangsari, Semono, dan Piji (Kecamatan Bagelen), Desa Sawit, Bajangrejo, dan Tegalrejo (Kecamatan Banyuurip), Desa Dewi, Bandungrejo, dan Sambeng (Kecamatan Bayan), Desa Tepus Wetan, Kepuh, Karangwuluh (Kecamatan Kutoarjo).
Selanjutnya, Desa Butuh, Kunir, dan Lugurejo (Kecamatan Butuh), Desa Tunjungtejo, Wonoyoso, dan Kalijering (Kecamatan Pituruh), Desa Kroyokulon, Kaliurip, dan Jatiwangsan (Kecamatan Kemiri), Desa Gunung Condong, Watuduwur, dan Kemranggen (Kecamatan Bruno), Desa Winonglor, Tlogosono, dan Kragilan (Kecamatan Gebang), Desa Tepansari, Trirejo, dan Kebongunung (Kecamatan Loano), serta Desa Kaliurip, Ngasinan, dan Cacaban Kidul (Kecamatan Bener).
Suryadi berharap, dengan adanya Piloting Kios Adminduk di puluhan desa dan kelurahan tersebut menjadi rintisan pendekatan layanan adminduk sampai tingkat desa/kelurahan. "Sehingga dapat terwujud pelayanan yang membahagiakan masyarakat," harapnya.
Dikatakan, meskipun akses pelayanan tidak diberikan sepenuhnya atau hanyabsebagian kewenangan seperti aktivasi Identitas Kependudukan Digital, tetapi dia berharap tidak mengurangi semangat para petugas registrasi yang ditunjuk untuk menyukseskan program tersebut.
"Kami harap petugas registrasi yang ditunjuk dapat menjaga kerahasian database kependudukan seperti tang tertuang dalam NDA (Non Disclosure Agreement) atau perjanjian kerahasiaan yang telah ditandatangani," tuturnya. Sebab, dalam sistem informasi administrasi kependudukan terdapat data kependudukan yang dilindungi undang- undang.
Salah satu petugas registrasi dari Desa Cacaban Kidul, Kecamatan Bener, Purworejo Nunung Setio Rahmawati mengaku sangat mengapresiasi atas adanya piloting kios adminduk di desanya. Menurutnya, hal tersebut sangat bermanfaat berlebih para petugas telah diberikan pelatihan.
Pelatihan tetapi sangat berguna untuk memberikan panduan teknis terhadap petugas registrasi yang diberikan akses SIAK. "Harapannya ke depan layanan tersebut dapat optimal dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat," ujarnya. (han)
Editor : Din Miftahudin