MUNGKID - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang mengampanyekan gerakan anti narkoba kepada pelari Borobudur Marathon 2024. Perhelatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan edukasi gerakan anti narkoba dengan tema 'Berani Tolak, Berani Rehab, Berani Lapor'.
Kasubbag Umum BNNK Magelang Santi Listiyaningsih mengatakan, pihaknya sengaja andil pada ajang lari skala internasional itu karena diikuti ribuan pelari dari dalam maupun luar negeri."Hal ini merupakan momentum baik bagi BNNK Magelang untuk mengedukasi para peserta serta pengunjung Candi Borobudur tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," katanya, Minggu (1/12).
Baca Juga: Dukung Gaya Hidup Sehat dengan Konsumsi Susu Kambing Etawalin, Gisel Ikut Borobudur Marathon 2024
Pada kesempatan itu, BNNK Magelang membuka stand layanan Komunikasi, Edukasi, dan Informasi (KIE) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. Pengunjung dapat mengakses seputar informasi terkait jenis-jenis narkoba.
Selain itu, mereka juga dibekali tata cara rehabilitasi dan cara melapor apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di sekitar lingkungan mereka.
Selain itu, tim BNNK Magelang juga membagikan stiker anti narkoba dan mengajak para pelari untuk berkomitmen melawan narkoba melalui statement dan testimoni.
Santi menambahkan, edukasi anti narkoba tidak hanya dalam bentuk penyuluhan saja namun bisa dikemas dalam bentuk yang kreatif dan menarik. "Kami buat edukasi dengan cara semenarik mungkin, supaya masyarakat lebih antusias mengenai kampanye anti narkoba," ujarnya. (aya)
Editor : Din Miftahudin