RADAR JOGJA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Kampung Melayu dan Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (28/11/2024).
Luapan Sungai Ciliwung akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir parah di kedua wilayah tersebut, dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter di Kampung Melayu pada Rabu malam (27/11/2024).
Di titik pertama, Gibran mengunjungi permukiman di Jl. Kebon Pala I, Kampung Melayu.
Baca Juga: Manchester United vs Everton, Ruben Amorim Tegaskan Tidak Ada Alasan Bagi Setan Merah Gagal Raih Kemenangan
Ia menyusuri gang-gang sempit yang sempat terendam banjir sebelum tiba di SDN 01 Kebon Pala, lokasi pengungsian warga.
Di sini, ia menyapa para pengungsi dan membagikan paket bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, serta kebutuhan pokok lainnya.
Anak-anak yang berada di pengungsian juga mendapatkan perhatian khusus dengan pemberian susu, mainan, dan perlengkapan alat tulis.
Baca Juga: Kabar Baik! Prabowo Umumkan UMP 2025 Naik 6,5 Persen, Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas
Setelah dari Kampung Melayu, Gibran melanjutkan peninjauan ke Bidara Cina, Cawang, yang juga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Ia memantau kondisi area terdampak sambil memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan ini, Gibran menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menghadapi bencana banjir yang rutin melanda Jakarta, baik akibat curah hujan tinggi maupun banjir rob.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Trik Psikologi Mendidik Anak, Cara Orang Tua Berinteraksi dengan Anak-Anak
Ia meminta agar pompa air tetap berfungsi secara optimal, sementara kebersihan saluran drainase dan aliran sungai dijaga dengan baik untuk mencegah banjir yang lebih parah.
Selain itu, Gibran menyerukan langkah-langkah penanganan banjir berbasis visi jangka panjang.
Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir harus menjadi prioritas utama untuk mengurangi dampak bencana di masa depan.
Sebelumnya, saat meninjau banjir rob di Muara Angke pada Rabu (20/11/2024), Gibran juga menyampaikan seruan serupa agar penanganan banjir dilakukan dengan lebih terstruktur dan berkelanjutan.