KEBUMEN - Guyuran hujan menyambut pelaksanaan Pilkada 2024 di Kebumen pada Rabu (27/11). Meski begitu, warga tetap antusias datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak suaranya.
Seperti di TPS 015 Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen. Warga tampak berjibaku menerjang hujan dengan mengenakan payung atau mantel. Para pemilih terlihat keluar masuk lokasi TPS yang berada di SDN 6 Panjer tersebut. Bahkan sebagian dari mereka nekat datang berjalan kaki ke TPS tanpa payung. "Ini lumayan awet hujannya. Tapi kondisi cuaca sedang tidak menentu, mau bagaimana lagi," kata seroang warga Khomastun.
Proses pemungutan suara dimulai sejak pukul 07.30. Tampak sejumlah petugas KPPS melayani pemilih secara bergantian. Warga yang datang juga rela mengantre sembari menunggu giliran masuk bilik suara. Dari proses pemilihan tersebut warga butuh waktu rata-rata 10-15 menit untuk menyalurkan hak suaranya. "Kesempatan lima tahun sekali, jadi harus datang. Ya, walaupun hujan kan ada payung," kata warga lain Mulyadi.
Sejak pagi wilayah Kebumen memang sudah diselimuti awan mendung. Adapun hujan mulai turun sekitar pukul 10.00. Satu jam berlalu masyarakat terlihat masih tetap datang ke TPS untuk menentukan kepala daerah yang mereka pilih. "Masih ada waktu. Sudah 60 persen pemilih lebih yang hadir. Kami juga tunggu walaupun cuacanya hujan," jelas Ketua KPPS 015 Kelurahan Panjer M Sya'bani Setyabudi.
Gelaran pesta demokrasi ini nyatanya menyedot perhatian masyarakat untuk datang ke TPS. Pantauan di jalan protokol seputar kota Kebumen terlihat sepi dari hiruk pikuk kendaraan. Parkiran di pusat perbelanjaan juga mendadak sepi. Sebagian toko memilih tutup untuk menyambut hari pencoblosan Pilkada 2024. (fid)
Editor : Din Miftahudin