RADAR JOGJA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Direktur Utama (Dirut) baru PT Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan, untuk menurunkan harga tiket pesawat selama Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Wamildan menyatakan telah menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo terkait penyesuaian harga tiket pesawat.
Sebagai maskapai pelat merah, Garuda Indonesia wajib melaksanakan kebijakan ini demi mendukung masyarakat yang membutuhkan akses transportasi udara lebih terjangkau saat liburan akhir tahun.
Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, Wamildan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penurunan Harga Tiket Pesawat guna mengidentifikasi penyebab tingginya harga tiket.
Satgas ini akan melakukan kajian menyeluruh dan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Kebijakan ini membawa angin segar bagi masyarakat, terutama yang selama ini mengeluhkan mahalnya harga tiket domestik.
Beberapa penumpang bahkan memilih rute transit internasional, seperti melalui Kuala Lumpur, untuk menghemat biaya perjalanan hingga Rp 1 juta dibandingkan penerbangan langsung di dalam negeri.
Namun, cara ini memerlukan paspor, yang seharusnya tidak menjadi solusi bagi perjalanan domestik.
Wamildan optimis hasil dari kajian dan koordinasi ini dapat ditindaklanjuti sebelum Natal dan Tahun Baru 2025.
Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati perjalanan udara yang lebih ekonomis.
“Sebagai maskapai BUMN, kami akan memastikan arahan Presiden terlaksana dengan baik agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya. (Putri Gesa Yanuarizkir)
Editor : Winda Atika Ira Puspita