Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Debat Kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen, Menakar Komitmen Pasangan Calon dalam Mengurai Kemiskinan

Muhammad Hafied • Kamis, 21 November 2024 | 02:39 WIB

ADU GAGASAN : Kedua paslon bupati dan wakil bupati Kebumen telah melaksanakan debat terakhir. Debat tersebut digelar dengan tema kesejahteraan dan kualitas hidup.
ADU GAGASAN : Kedua paslon bupati dan wakil bupati Kebumen telah melaksanakan debat terakhir. Debat tersebut digelar dengan tema kesejahteraan dan kualitas hidup.
M Hafied/Radar Jogja


KEBUMEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen sukses menggelar debat kedua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kebumen, Rabu  (20/11) sore. Paslon 01 Lilis-Zaeni dan Paslon 02 Arif-Rista saling berlomba menarik perhatian masyarakat.

Debat berlangsung dengan tema besar tentang kesejahteraan dan kualitas hidup. Dari tema tersebut kedua paslon telah berkomitmen dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berbagai program disodorkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Calon bupati Lilis Nuryani menyuarakan rencana besar dalam mengurai kemiskinan di Kebumen. Caranya melalui intervensi di berbagai bidang, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, perhatian di sektor tersebut merupakan cara ampuh agar Kebumen terbebas dari kemiskinan. Kemiskinan bukan hanya soal uang, namun juga kesulitan memenuhi hak dasar. Seperti pendidikan, kesehatan dan kesetaraan. “Kami berkomitmen dapat memberikan kesejahteraan merata," jelas Lilis.

Bagi Lilis, tingkat kemiskinan di Kebumen harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya butuh cara khusus agar Kebumen bisa terlepas dari jurang kemiskinan. "Bantuan sosial harus didapat untuk yang betul membutuhkan," ujarnya.

Berbeda dengan Lilis, calon bupati Arif Sugiyanto justru lebih menitikberatkan upaya pengentasan kemiskinan melalui menejerial tata pemerintahan. Kematangan dan jam terbang seorang pemimpin menurutnya sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan sejumlah persoalan daerah. Bicara kesejahteraan dan kemiskinan itu bukan salah si miskin seperti petani, nelayan dan yang lain. “Tapi karena manajemen," ungkapnya.

Calon bupati petahana ini menguraikan telah banyak perhatian yang diberikan untuk pengentasan kemiskinan. Di bidang pendidikan misalnya, perhatian diberikan melalui program pengangkatan guru honorer hingga beasiswa di kalangan santri.

Di bidang kesehatan, hampir semua warga Kebumen kini telah terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan. Dari komitmen ini, lanjut Arif, terbukti Kabupaten Kebumen berhasil masuk tiga besar pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. "Kami terus berkerja keras. Sekarang masih ada sisa guru yang belum masuk Dapodik. Ini yang kami kejar dan usulkan. Termasuk juga penjaga sekolah," ujarnya.

Dari sekian program skala prioritas, Arif berkomitmen mewujudkan 11 rumah bagi rakyat. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan masyarakat diharapkan perlahan meningkat. Program ini juga selaras dengan pemerintah pusat untuk menghadirkan program rumah bagi rakyat. "11 ribu rumah yang akan kami berikan kepada rakyat. Di Kebumen masih ada 64 ribu orang yang belum punya rumah," ujarnya. (fid/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#KPU Kebumen #Bawaslu Kebumen #debat terbuka #kebumen #Pilkada Kebumen 2024