Dua siswa lainnnya meninggal dunia akibat luka bakar serius.
Peristiwa terjadi pada Rabu (13/11/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, ketika para siswa pulang dari sekolah.
Kronologi kejadian ini bermula ketika mereka tengah berteduh di penitipan sepeda motor milik warga yang tidak jauh dari sekolah.
Saat menunggu hujan reda tiba-tiba petir menyambar ke enam siswa tersebut, empat siswa kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu.
Korban masing-masing tersebut adalah Fikri Haristian (kelas 8B), Khaerul Ramadhan (kelas 9E), Fakhri Azis (kelas 9A), Ade Darmawan (kelas 9E), Nizam Yanu (kelas 9E), dan Anwar Subhi (kelas 7D).
Sementara dua siswa yang lain Ade Dermawan (14) dan Fakhri Aziz (14) meninggal dunia akibat luka bakar serius.
Kepala SMP Negeri 2 Bumiayu, Kukuh Sarjono, mengatakan kejadian terjadi saat anak-anak pulang sekolah, saat itu seang hujan, dan begitu tiba di luar area sekolah, mereka tersambar petir.
Kanit Bimnas Polsek Bumiayu Aiptu Budi Aziz mengatakan, dari delapan siswa itu dua luka ringan tidak ada keluhan sehingga kategorinya saksi dan sudah diantar di kediaman masing-masing.
"Empat masih dalam penanganan dan dua meninggal dunia," jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat jika sudah memasuki cuaca hujan dan jika ada petir untuk menghindari tempat yang lapak.
Pihak sekolah juga mengimbau seluruh siswa untuk selalu berhati-hati saat cuaca buruk. Terutama saat hujan disertai petir, dan menghindari berteduh di bawah pohon agar mencegah peristiwa serupa.
Penulis: M. Fikri Afifuddin
Editor : Bahana.