Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Massa Mengamuk di Tangerang Usai Kecelakaan Tragis Truk Pengangkut Tanah yang Tewaskan Anak SD, Polisi Ikut Menjadi Korban Amukan Warga

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 8 November 2024 | 20:35 WIB
Seorang Polisi terekam kamera menjadi korban amukan warga yang tengah mengamuk dan menyerang truk pengangkut tanah di Teluknaga Tangerang.
Seorang Polisi terekam kamera menjadi korban amukan warga yang tengah mengamuk dan menyerang truk pengangkut tanah di Teluknaga Tangerang.

RADAR JOGJA - Insiden mencekam terjadi di Desa Salembaran Jaya, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 7 November 2024.

Ratusan warga yang marah turun ke jalan setelah mendengar kabar bahwa seorang anak sekolah dasar tewas akibat ditabrak truk pengangkut tanah.

Kerumunan warga segera berkumpul di Jalan Raya Salembaran dan menghentikan truk-truk pengangkut tanah yang melintas.

Tak hanya menghadang, massa juga merusak sejumlah truk, menghancurkan kaca, mengempiskan ban, dan melakukan perusakan berat lainnya.

Kepolisian turun tangan untuk menenangkan situasi yang semakin panas, namun menghadapi tantangan besar karena emosi warga yang memuncak.

Dalam sebuah video yang dibagikan akun Instagram @lokalmedia_tng, tampak seorang anggota polisi berusaha menahan seorang warga yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Tindakan ini malah memicu amarah massa yang kemudian menyerang polisi tersebut.

Selain itu, beberapa petugas lainnya juga terkena lemparan batu dari massa.

Insiden ini bermula dari kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut tanah yang dikemudikan oleh sopir berinisial DWA, yang menabrak dua pengendara motor, termasuk seorang anak sekolah dasar.

DWA langsung ditahan pihak berwenang, tetapi warga yang merasa tidak puas dengan penanganan kejadian melampiaskan amarah dengan merusak truk-truk pengangkut tanah di lokasi.

Perusakan ini menargetkan truk-truk tambang yang diduga terkait proyek strategis nasional di Pantai Indah Kosambi (PIK) 2.

Beberapa truk mengalami kerusakan parah, dengan kaca pecah, roda kempis, dan satu truk bahkan dibakar oleh warga.

Kejadian ini menjadi peringatan tentang pentingnya keselamatan jalan dan kepatuhan aturan bagi kendaraan berat.

Diharapkan masyarakat dapat menahan diri dan mencari solusi melalui jalur hukum untuk menghindari kekerasan dan pelanggaran hukum yang lebih serius. (Dimas Dwi Prihatmoko)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kecelakaan #tangerang #amukan warga #Tantangan Besar #Polisi #anak sekolah #tewaskan #korban #mengamuk #truk #tragis #massa #truk pengangkut tanah #anak sd