RADAR JOGJA – Mantan calon presiden (capres) 2024 Anies Baswedan buka suara terkait penetapan Thomas Trikasih Lembong (TTL) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2015.
Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Tom Lembong, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan, sebagai tersangka karena diduga memberikan izin impor gula kepada Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) berinisial CS.
Padahal, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) antar Kementerian pada 12 Mei 2015, disimpulkan bahwa Indonesia berada dalam kondisi surplus gula sehingga tidak membutuhkan impor.
Melalui unggahan di akun media sosial Instagram, Anies Baswedan mengaku terkejut dengan status tersangka yang disematkan pada mantan rekan kerjanya itu.
"Kabar ini amat-amat mengejutkan. Walau begitu kami tahu proses hukum tetap harus dihormati. Kami percaya aparat penegak hukum dan peradilan akan menjalankan proses secara transparan dan adil," tulis Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan, Rabu (30/10/2024).
Anies menambahkan, meskipun Tom Lembong kini menjadi tersangka, ia tetap berkomitmen memberikan dukungan moral kepada mantan Menteri Perdagangan itu.
Anies mengenang Tom sebagai sosok yang dikenal dengan integritas tinggi selama hampir tiga dekade mereka saling mengenal.
"Tom adalah orang yang lurus dan bukan tipe orang yang suka neko-neko. Karena itu, selama karier panjangnya di dunia usaha dan karier singkatnya di pemerintahan, ia disegani, baik di lingkup domestik maupun internasional," imbuh Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut dukungan moral dan bantuan lain yang memungkinkan tetap akan diberikan untuk Tom yang juga merupakan bagian dari tim sukses Anies pada Pilpres 2024 lalu.
Anies menekankan keyakinannya bahwa proses hukum yang berjalan akan mengungkap fakta dengan transparansi dan keadilan. (Azka Fahreza Antoni Putra)
Editor : Meitika Candra Lantiva