Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fakta di balik Ikan Lele dan Ikan Nila. Jenis ikan yang dinilai invasif

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 17:42 WIB
Gambar tentang dua jenis ikan air tawar yang kerap dibudidayakan lantaran mudah berkembang biak dan memiliki nilai jual dan konsumsi tinggi
Gambar tentang dua jenis ikan air tawar yang kerap dibudidayakan lantaran mudah berkembang biak dan memiliki nilai jual dan konsumsi tinggi

RADAR JOGJA - Beberapa waktu lalu, sebuah postingan yang diunggah di facebook pada tanggal 4 Oktober 2024 dengan nama Hawin Fizi Balaghoni menimbulkan reaksi negatif dari warganet lantaran terkait isi dari postingan tersebut.

Melalui captionnya, sang pemilik akun menuliskan niat baik untuk merevitalisasi sebuah aliran sungai di Padas Gemprah, Senduro, Lumajang, Jawa Timur dengan menebar benih Ikan Lele dan Ikan Nila Merah.

Tak disangka, aksi tersebut justru mendapat kecaman dari warganet.

Mayoritas merasa hal itu merupakan perbuatan yang salah dengan alasan bahwa kedua jenis ikan tersebut merupakan ikan invasif yang jika disebarkan tanpa pedoman, justru menyebabkan spesies asli dari suatu perairan terancam hilang, serta persebarannya sulit dikontrol.

Imbasnya, pihaknya didatangi kepolisian setelah adanya laporan terhadap aksi mereka, membuat mereka memposting ungkapan permintaan maaf beberapa hari kemudian.

Di balik kasus tersebut, apakah benar bahwa ikan yang sering menjadi komoditas bahan pangan kita selama ini merupakan spesies yang invasif dan merusak keseimbangan ekosistem?

Dilansir dari laman resmi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo, ada sejumlah spesies ikan air tawar yang dinilai dapat merusak ekosistem asli dari suatu perairan atau berpotensi invasif.

Beberapa diantaranya berasal dari spesies Ikan Lele, Tombro dan Nila.

Ketiganya sudah tercantum dalam peraturan Menteri (Permen) KP No.19/2020 tentang larangan menyebarkan ikan dari spesies yang dinilai invasif.

Ikan Lele dan Nila sendiri merupakan jenis ikan air tawar yang relatif mudah dijumpai di hampir sebagian besar perairan di Indonesia.

Pembudidayaan kedua jenis ikan ini juga sangat massif, lantaran memiliki nilai jula dan daya konsumsi tinggi dari masyarakat.

Namun, sebagai manusia yang peduli terhadap ekosistem lingkungan, kita dituntut supaya memperhatikan dampak apa saja yang bisa terjadi apabila sesuatu dilakukan secara berlebihan.

Seperti halnya budidaya Ikan Lele dan Nila ini yang secara luas diakui sebagai spesies perusak karena mudah untuk berkembang biak dan memerlukan pengawasan lebih lanjut.

Jika kita abai akan potensi bahaya dari jenis ikan ini, besar kemungkinan ekosistem di suatu perairan akan rusak dan menghilangkan spesies asli dari perairan tersebut. (Muhammad Malik Nadzif)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#postingan #spesies #ikan #lele #ancaman #ikan lokal #lingkungan #kecaman warganet #nila #sungai #ekosistem