Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kemenhub Berikan Penjelasan Terkait Kemacetan Parah di Puncak Bogor

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 September 2024 | 17:42 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Kawasan wisata Puncak, Bogor, mengalami kemacetan parah selama dua hari, yaitu pada 15-16 September 2024.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan bahwa penyebab utama kemacetan.

Adita Irawati, juru bicara Kemenhub menyatakan bahwa kemacetan di Kawasan Puncak terjadi akibat tingginya antusiasme masyarakat untuk berwisata selama libur panjang.

Kondisi ini menyebabkan kemacetan yang sulit dihindari, terutama destinasi popular seperti Puncak.

“Puncak Bogor merupakan destinasi favorit masyarakat Jabodetabek saat akhir pekan dan libur panjang. Hal ini menyebabkan kemacetan yang tidak dapat dihindari karena tingginya jumlah pengunjung,” ujar Adita.

Adita menyatakan bahwa untuk mengurangi kemacetan, Kemenhub secara rutin berkoordinasi dengan Kementrian PUPR, Korlantaas Polri, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

Koordinasi ini dilakukan untuk mengatasi masalah lalu lintas di Kawasan Puncak selama libur panjang.

Kemenhub tetap menyayangkan kemacetan parah yang terjadi pada akhir pekan tersebut.

Hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama dengan pihak-pihak terkait untuk menemukan solusi yang lebih efektif di masa mendatang.

“Kemenhub menyesalkan adanya kemacetan panjang yang terjadi pada libur panjang akhir pekan ini. Hal ini akan menjadi evaluasi kami bersama dengan stakeholder terkait,” pungkasnya.

Dalam menangani situasi di lapanngan, Korlantas telah menerapkan sistem one way menuju Jakarta.

Sistem ini telah digunakan selama hamper 40 tahun dan dikelola oleh Polri serta Pemkab Cianjur sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan.

Adita juga menyampaikan bahwa Kemenhub sedang mempertimbangkan berbagai skema rekayasa lalu lintas tambahan, terutama untuk mengatasi kepadatan arus balik.

“Kami harapkan pemberlakuan one way ini dapat mengurai kemacetan yang terjadi. Juga Tengah dikaji penerapan rekayasalain di arus balik,” imbuhnya.

Adita juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif agar dapat menghindari kemacetan di Kawasan Puncak dan terus memperbarui informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas.

Sebelumnya, Kawasan Puncak mengalami kemacetan yang berlangsung selama 24 jam terakhir, dengan peningkatan jumlah kendaraan yang menyebabkan kepadatan lalu lintas. (Ahmad Fatkhurohman)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kemenhub #Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor #puncak bogor #penjelasan #Kementrian PUPR #kemacetan #one way #Korlantaas Polri #Berikan #Pemkab Cianjur