Salah satunya adalah aksi demo di Semarang, Senin (26/8/2024) dimana ratusan mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD Kota Semarang.
Aksi demonstrasi yang awalnya berjalan dengan damai pun berubah menjadi sebuah kericuhan, hal ini terjadi ketika menjelang malan dimana aparat kepolisan berusaha untuk membuabarkan masa, namun masa menolak untuk bubar dan mundur.
Hal inipun menjadikan terjadinya keributan antara polisi dan masa aksi demo.
Akhirnya petugas kepolisian yang bertugas pun terpaksa untuk menembakan gas air mata dan menyemprotkan air untuk membubarkan masa.
Tetapi justru aksi polisi ini akhirnya makin memperparah keadaan, karena mahasiswa tentunnya menjadi berhamburan dan melawan aksi dari polisi ini.
Banyak masa demo yang berlari untuk berlindung, mereka Anda yang berlindung ke Mall Paragon dan terdapat juga yang berlarian ke pemukiman warga.
Tentunya hal inipun menimbulkan kepanikan bagi pengunjung mall dan juga masyarakat sekitar.
Karena terdapat masa yang berlarian ke pemukiman warga, polisi pun menembakan gas air mata ke pemukiman warga ini.
Gas air mata inipun akhirnya mengenai warga juga dan yang paling miris adalah mengenai anak-anak yang akan mengaji, anak-anak tersebutpun akhirnya diamankan di mesjid tempat mereka mengaji dengan memberikan pertolongan pada mata mereka yang perih akibat gas air mata.
Sontak gas air mata yang mengenai anak-anak inipun ramai diperbincangkan di media sosial khususnya X karena terdapat beberapa akun yang mengunggah kejadian ini.
Banyak warganet yang marah atas aksi polisi yang menembakan gas air mata ini, mereka menyayangkan kenapa kepolisian harus bertindak seperti itu.
Seperti salah satu komentar dari akun @mugunghwae “Aparat punya SOP ga sih? Gedeg banget itu ANAK ANAK LOH ASTAGA”
Dengan kejadian rusuhnya aksi demo di Semarang ini, di aplikasi X trending mengenai topik #DaruratKekerasanAparat #PolisiBrutal dan juga kata “Semarang”.
Banyak akun yang membagikan foto dan vidio mengenai kerusuhan yang terjadi.
Sumber: Media Sosial X
Penulis: Demartha Salsa Anugrah
Editor : Bahana.