Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

ITS Curi Perhatian dengan Rekor MURI Karya Catra Warna Saat Universitas Lain Sibuk Saling Senggol

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 15 Agustus 2024 | 01:11 WIB
Karya catra warna mahasiswa baru ITS 2024 yang berhasil meraih rekor MURI. (harian.disway.id)
Karya catra warna mahasiswa baru ITS 2024 yang berhasil meraih rekor MURI. (harian.disway.id)

RADAR JOGJA -Di tengah ramainya persaingan antar universitas dalam menyambut mahasiswa baru, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencuri perhatian publik. Pada puncak acara Gerigi 2024, sebanyak 5.500 mahasiswa baru (Maba) berhasil membentuk konfigurasi paper mob terbesar yang pernah ada di Indonesia hingga meraih Rekor MURI untuk kategori "Karya Seni Catra Warna Terbesar oleh Mahasiswa Baru." Kegiatan yang digelar pada Minggu (11/08/2024) di Taman Alumni ITS ini semakin menegaskan posisi ITS sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas mahasiswa.

Kolaborasi Kreatif Mahasiswa Baru dalam Gerigi 2024

Gerigi (Gerakan Integrasi) adalah kegiatan orientasi tahunan yang diadakan ITS untuk menyambut mahasiswa baru. Tahun ini, acara tersebut dijadikan platform untuk menunjukkan potensi dan kreativitas para mahasiswa baru dalam skala yang lebih besar. Melalui papermob yang terdiri dari ribuan lembar kertas yang diatur secara presisi, mereka menciptakan konfigurasi visual yang menghasilkan 40 koreo Catra Warna, yang diakui oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai yang terbesar dalam sejarah. Karya ini tidak hanya mencerminkan semangat dan solidaritas para mahasiswa, tetapi juga menjadi simbol keragaman dan kekayaan budaya yang dipersembahkan oleh para mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Adlina Raissa Kumala, ketua pelaksana Gerigi ITS 2024 menuturkan jika Catra Warna tersebut menampilkan pesan untuk khalayak agar bijak dalam berselancar di media sosial. Hal ini sesuai dengan nilai yang dibawa Gerigi ITS 2024, yang menanamkan kepada para mahasiswa barunya untuk memahami bagaimana cara bersikap di media sosial. “Selain menanamkan pemahaman terkait etika bermedia sosial, catra warna ini juga bertujuan untuk menunjukkan kepada maba jika budaya berprestasi tak dapat dipisahkan dengan mahasiswa ITS,” tuturnya.

Selain itu, Catra Warna juga menyiratkan pesan bahwa beberapa warna yang dipadukan dapat menjadi suatu karya yang indah dan harmonis. "Sama halnya dengan keharmonisan mahasiswa ITS yang berasal dari departemen dan latar belakang yang berbeda," jelas ketua pelaksana Gerigi 2024 yang kerap disapa Ais itu.

Apresiasi dari Berbagai Kalangan atas Rekor MURI yang Diraih
Prestasi ITS ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, seniman, hingga masyarakat umum. Rekor MURI yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan bagi ITS, tetapi juga bagi seluruh Indonesia, yang menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bisa menjadi platform untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam skala besar.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Nurul Widiastuti berharap, melalui pemecahan rekor MURI ini dapat menjadi semangat mahasiswa baru kedepannya dalam mengarungi dunia perkuliahan. Prof. Nurul juga yakin jika prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi civitas akademika ITS untuk mencetak generasi emas Indonesia pada 2045 mendatang.

“Terima kasih maba dan panitia Gerigi ITS 2024 yang sudah berjuang memecahkan rekor MURI. Semoga kalian sukses selalu kedepannya,” tutup Prof. Nurul Widiastuti.

Dari berbagai sumber
Penulis: Luma Nahdiya U

Editor : Iwa Ikhwanudin
#its surabaya #rekor #flash mob #rekor muri