Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sungai Brantas Tercemar Limbah Busa di Selatan Jembatan Bandarngalim Kota Kediri

Salma Nabila Putri D • Kamis, 20 Juni 2024 | 22:17 WIB

Ilustrasi Sungai Brantas
Ilustrasi Sungai Brantas
RADAR JOGJA – Sungai Brantas tercemar oleh busa berwarna keputihan di selatan Jembatan Bandarngalim yang diduga merupakan limbah domestik.

Dilansir dari Radar Kediri, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri telah mengambil sampe limbah untuk diuji lebih lanjut.

Limbah tersebut berwujud seperti busa yang berwarna keputihan terlihat di tepi bantaran sungai sebelah timur, berada di selatan Jembatan Bandarngalim.

Hingga pukul 12.30 kemarin, busa berwarna putih kecokelatan terlihat memanjang sampai 20 meter dan lebih berkisar 1 meter.

Ketua RT 1 RW 2 Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Kota Arifah mengatakan bahwa, busa berada didekat muara anak Sungai Brantas tidak muncul setiap harinya.

“Bau kalau waktu hujan saja. Bau seperti selokan. Karena ini kan alirannya jauh, dari mulai Pasar Pahing, Banaran, Tosaren semua sampai ke sini,” ujarnya.

Petugas DLHKP Kota Kediri telah mengambil sampel pada lokasi tersebut dan akan diuji di laboratorium di Mojokerto.

“Kami lakukan pengambilan sampel air di beberapa titik lokasi di downstream, tengah, dan upstream,” ujar Kepala DLHKP Kota Kediri Imam Mutakkin.

Limbah diduga berasal dari domestic atau rumah tangga. Karena pada penelusuran hanya ditemukan di muara anak sungai.

“Karena banyak masyarakat yang membuang limbah domestik dari kegiatan rumah tangga langsung ke aliran sungai tersebut,” ujar Kepala Bidang Penataan dan Penataan Lingkungan Hidup DLHKP Kota Kediri yaitu Aris Mahmudin.

Sementara dugaan lain, limbah busa tersebut bisa berasal dari industri di wilayah sekitar.

Editor : Bahana.
#limbah busa #sungai berantas #Kota Kediri