RADAR JOGJA-Minyak goreng rakyat atau yang lebih dikenal dengan MinyaKita, diprediksi akan mengalami kenaikan harga eceran tertinggi (HET) setelah Idul Adha 2024. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Ia menyampaikan, bahwa usulan ini akan disampaikan saat melakukan rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.
Baca Juga: DPR Setujui Kenaikan Anggaran Polri Rp 60,64 Triliun untuk 2025
“Iya, tunggu rapat ya. Mudah-mudahan habis Lebaran (Idul Adha) lah,” kata Zulkifli, mengutip dari laman Jawa Pos.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim mengatakan, kenaikan HET MinyaKita akan diusulkan dengan besaran Rp1.500, sehingga harganya menjadi Rp15.500, dari yang sebelumnya Rp14.000. penetapan kenaikan tersebut, didasarkan dengan beberapa kompenen pembentuk harga minyak.
“Itu dari komponen pembentuk harga apa saja, jadi enggak bisa semata-mata melihat apple to apple CPO (minyak kelapa sakit mentah) dalam negeri,” terang Isy.
Kenaikan HET MinyaKita juga dilakukan melalui pertimbangan daya beli masyarakat, dengan turut memperhatikan harga pokok produksi (HPP) dari produsen. Hal tersebut dilakukan, agar pelaku usaha tetap mendapatkan keuntungan yang wajar.***
Editor : Iwa Ikhwanudin