Persetujuan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III di Senayan, Jakarta, pada Selasa, 11 Juni 2024.
Dilangsir dari @fakta.indo, anggota Komisi III Eva Yuliana dari Fraksi Partai NasDem menyatakan bahwa Komisi III menerima usulan tersebut dan akan memperjuangkannya dalam pembahasan anggaran di DPR.
Baca Juga: Biaya Pendaftaran Rp 200 Ribu, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Siapkan 1.439 Kuota UM-PTKIN
"Komisi III DPR RI menyetujui usulan program Polri sesuai dengan Pagu Indikatif 2025 sebesar Rp 104,67 triliun dan akan mengajukan usulan tambahan sebesar Rp 60,64 triliun," kata Eva.
Wakapolri Komjen Agus Andrianto, yang mewakili Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dalam paparannya menjelaskan bahwa pagu indikatif Polri untuk tahun 2025 adalah Rp 104,67 triliun.
Namun, kebutuhan riil Polri mencapai Rp 165,31 triliun.
Baca Juga: Resep Rendang Daging, Mudah Bikinnya dan Cocok Buat Menu Idul Adha Nanti
"Usulan ini naik sebesar Rp 44,74 triliun atau 38,12 persen dibandingkan anggaran 2024," ujarnya.
Kenaikan anggaran ini, menurut Agus, diperlukan untuk mendukung reformasi internal Polri, meningkatkan keamanan, dan memperkuat birokrasi.
Selain itu, anggaran tambahan juga dibutuhkan untuk menanggulangi kejahatan, mendukung pemindahan ibu kota negara, menghadapi perkembangan kejahatan siber, dan pembentukan Polda baru.
Baca Juga: Atalarik Syach Bantah Rumor Persulit Tsania Marwah Bertemu Anak: Ini Keputusan Mereka Sendiri
Agus menambahkan bahwa pada tahun 2023, Polri telah merealisasikan anggaran sebesar 98,38 persen dari pagu Rp 121,8 triliun.
Sementara pada tahun 2024, realisasi anggaran hingga 29 Mei mencapai 42,4 persen dari pagu Rp 119,6 triliun.
Kenaikan anggaran Polri ini masih akan dibahas lebih lanjut dalam pembahasan anggaran di DPR. Keputusan akhir mengenai besaran anggaran Polri untuk tahun 2025 akan diambil dalam rapat paripurna DPR.