Salah seorang penumpang membagikan melalui akun media sosial X @railgunvelocity mengenai kejadian tersebut sebelum besi proyek terjatuh.
Dilansir dari Radar Banyuwangi, besi proyek sempat mengenai kereta MRT yang sedang melintas.
Baca Juga: Info Pemadaman Listrik Yogyakarta Jumat 31 Mei 2024, Berikut Sejumlah Titik Lokasinya
MRT sebelumnya sempat berhenti mendadak sekitar 3 menit sebelum memasuki Stasiun ASEAN.
Masinis juga sempat memberi pengumuman bahwa terdapat gangguan dan menunggu kereta melintas dari arah yang berlawanan.
MRT dari Stasiun ASEAN yang akan memasuki Stasiun Blok M, tepat berada di depan gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba mendengar suara hentakan yang cukup keras pada sebelah kanan kereta yang disertai percikan listrik.
MRT kemudian mengerem cukup keras dan listrik di dalamnya padam.
Penumpang juga sempat terjebak selama 5 menit di dalam kereta.
Hingga petugas langsung sigap membuka jendela darurat dan penumpang dievakuasi ke stasiun terdekat.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Kenali Ciri-Ciri Lemah Jantung yang Wajib Diketahui!
MRT Jakarta pada akun sosial media mengumumkan bahwa tidak adanya korban jiwa pada insiden jatuhnya besi proyek di Gedung Kejaksaan Agung tersebut.
Tim terkait juga sedang melakukan penanganan terkait insiden tersebut.
PT MRT Jakarta juga sedang mengupayakan agar operasional kereta dan stasiun dapat kembali berjalan seperti semula.