Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral di Tiktok! Seorang Perempuan Asal Ngawi Jawa Timur Meninggal usai Cabut Gigi Bungsu, Begini Kata Sang Suami

Salma Nabila Putri D • Jumat, 10 Mei 2024 | 18:42 WIB

Caption Foto : Nira Praniha, warga asal Desa Sekaralas, Ngawi
Caption Foto : Nira Praniha, warga asal Desa Sekaralas, Ngawi
RADAR JOGJA – Beberapa waktu yang lalu di media sosial sempat viral mengenai seorang perempuan meninggal usai cabut gigi.

Video tentang kisah perjuangan perempuan tersebut melawan infeksi akibat cabut gigi bungsu membuat viral di TikTok dengan lima juta views.

Perempuan tersebut bernama Nira Pranita Asih (31) warga asal Ngawi.

Diketahui ia menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 27 April saat menjalani perawatan di RS dr Oen Solo.

Diketahui Nira Pranita telah menikah dengan Davin Ahmad Sofyan (28) warga Desa Sekaralas, Widodaren.

Dilansir dari Radar Madiun, Davin menceritakan kronologi kisah malang sang istri.

“Semua berawal dari cabut gigi bungsu di salah satu klinik dokter gigi di Desa Walikukun, Widodaren,” ujar Davin.

Semula istri Davin mengeluhkan pusing, lalu berkonsultasi ke klinik dokter gigi di Desa Walikukun pada 28 Desember 2023.

Dokter mendiagnosa keluhan pusing tersebut akibat gigi bungsu kiri bawah, kemudian dokter menyarankan untuk rontgen gigi.

“Dari foto rontgen gigi bungsu miring kiri dan terletak paling belakang. Keputusan dokter cabut gigi bungsu hari itu juga, kami ikuti rekomendasi untuk cabut gigi di klinik tersebut,” ujarnya.

Pasca cabut gigi, muncul pembengkakan. Kemudian Davin konsultasi ke dokter gigi di klinik tersebut, dokter gigi menganggap bahwa pembengkakan pasca pencabutan itu wajar.

Karena pembengkakan tidak mereda, Davin membawa istrinya ke Rumah Sakit Sarila Husada pada tanggal 30 Desember 2023.

“Lalu konsultasi ke RS Panti Waluyo, Solo. Selain bengkak indikasinya radang tenggorokan. Setelah itu rawat jalan, kami tinggal sementara di Solo pada 31 Desember,” terangnya.

Karena selama rawat jalan ia tidak melihat perkembangan sang istri lalu mereka pindah ke Rumah Sakit JIH Solo.

“Hasilnya sama, ada indikasi radang tenggorokan. Diberi vitamin untuk meringankan dan rawat jalan,” ujar Davin.

Obat dari Rumah Sakit JIH menunjukkan perkembangan yang membaik. Bengkak di pipi yang sudah membaik, namun kemudian muncul bengkak di leher.

Hingga pada 3 Januari 2024 ia periksa ke dokter di Jogorogo, kemudian Nira di opname.

“Saat rawat inap satu hari bengkak sempat hilang, tapi kemudian sesak nafas. Akhirnya dirujuk ke RS dr Oen, Solo karena didiagnosa infeksi sudah menjalar ke pernafasan,” ujarnya.

Saat Nira dirawat di RS dr Oen Solo ia dibantu alat pernafasan.

Infeksi sudah parah dan diputuskan untuk operasi di leher.

Setelah operasi, Nira masih merasakan sesak nafas bahkan rongga paru menghasilkan nanah.

Pada awal Februari 2024, ia harus operasi thorax paru-paru sebelah kanan.

Setelah operasi, Nira sempat pulang ke Ngawi menjelang lebaran.

Baca Juga: PSS Sleman Targetkan Masuk Enam Besar Liga 1 2024/2025, Bakal Lebih Hati-Hati dan Jeli dalam Memilih Pelatih serta Pemain

Baca Juga: Target Masuk 10 Besar! PSS Sleman Segera Umumkan Pemain dan Pelatih Setelah Lakukan Hal Ini

Hingga 27 April ia mengalami penurunan dan kembali dibawa ke RS dr Oen Solo.

Hingga kemudian Nira menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit tersebut.

Davin sempat ingin meminta pertanggungjawaban dokter gigi klinik, namun tidak mendapat respon yang positif.

Ia merasa dirugikan dan membawa persoalan tersebut ke meja hijau.
“Saat ini konsultasi dengan lawyer, akan membawa kasus ini ke meja hijau,” pungkasnya.

Editor : Bahana.
#perempuan #Viral #suami #cabut gigi #TikTok #meninggal