RADAR JOGJA-Perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE atau 2024, penerbangan lampion akan kembali menghiasi langit malam Candi Borobudur.
Penerbangan lampion memang sudah menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Magelang dalam setiap rangkaian merayakan Waisak.
Terdapat 2.568 lampion yang akan diterbangkan. Lampion-lampion tersebut terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Kesadaran Tinggi, Tak Ada Penduduk di DIY yang Melahirkan tanpa Difasilitasi Faskes
“Saat ini kita mengikuti tahun Buddhis Era, 2.568. Jadi, ada 2.568 lampion yang bakal diterbangkan. Untuk itutiket sendiri di admin kami sudah sold out lama, cuma kami kan bekerja sama dengan Tiket.com, bisa juga lewat TWC,” jelas Koordinator Lampion Waisak Nasional 2568 BE/2024 Fatmawati, melansir dari laman Radar Magelang.
Penerbangan lampion di Marga Utama Candi Borobudur akan dibagi ke dalam 2 sesi.
Sesi pertama, yakni pada pukul 19.00-21.00. sedangkan untuk sesi kedua, akan dimulai pukul 21.30-22.30. Untuk menerbangkan lampion tersebut membutuhkan lebih dari satu orang.
“Seperti penerbangan lampion sebelumnya, nantinya satu lampion akan diterbangkan secara bersamaan oleh empat atau lima orang,” jelas Fatmawati yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Wanita Buddha Mahanikaya Indonesia.
Perayaaan Tri Suci Waisak Nasional 2568 BE/2024 akan dilaksanakan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Ribuan umat Buddha diperkirakan akan menghadiri acara ini.
Baca Juga: Marbot Masjid di Kota Jogja Terima Jaminan Kesehatan
Pada tahun ini, detik-detik Waisak akan jatuh pada hari Kamis (23/5/202) pukul 20.52.42.
Selain penerbangan lampion, terdapat 24 biksu thudong asal Thailand dan Indonesia yang akan melakukan perjalanan spiritual dengan berjalan kaki menuju Candi Borobudur san Candi Muaro Jambi.
Perjalanan spiritual ini merupakan salah satu rangkaian dari Waisak Nasional 2568 BE/Tahun 2024. Dan rencananya, para biksu thudong tersebut juga akan mengikuti detik-detik Waisak di Candi Borobudur. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin