Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menengok Isi Buku Sapiens Karya Penulis Israel, yang Diduga Jadi Penyebab Zara Lepas Hijab

Retno Nawangwulan • Selasa, 23 April 2024 | 22:14 WIB
Kolase foto Zara saat membaca buku Sapiens dan setelah melepas hijabnya
Kolase foto Zara saat membaca buku Sapiens dan setelah melepas hijabnya

RADAR JOGJA-Keputusan Camillia Laetitia Azzahra anak mantan Gubernur Jawa Barat untuk melepas hijab kembali menjadi sorotan. Ramai-ramai netizen mencari tahu apa sebenarnya alasan dibalik keputusan besarnya tersebut.

Salah satunya yakni mengenai postingan pada akun instagram pribadinya yang memperlihatkan dirinya tengah membaca buku Sapiens. Perempuan yang akrab dipanggil Zara tersebut juga memberikan caption pada unggahannya yang berbunyi, “Sedang belajar mencintai buku non fiksi”.

Baca Juga: Tidak Punya Golden Tiket, Gerindra Kota Magelang Mulai Gerilya Bidik Koalisi untuk Pilkada 2024

Unggahan tersebut pun kembali disorot oleh netizen. Banyak yang menduga bahwa buku itu menjadi salah satu penyebab ia memutuskan untuk melepas hijabnya.

“Ternyata habis baca buku ini, ya. Aku juga dulu pernah terombang-ambing pikirannya setelah baca buku-buku genre begini. Semoga selamat, ya,” tulis akun bernama @nicku****.

Baca Juga: Prediksi Lazio v Juventus di Semifinal Coppa Italia, H2H dan Susunan Pemain: Mampukah Biancocelesti Comeback dari Bianconeri

“Baca buku beginian aku juga ga sanggup. Karenan beneran ga kuat dan pernah terombang-ambing. Untungnya cepetan sadar dan cepet-cepet detox,” sambung akun bernama @rizkad***.

“Buku ini rada bahaya kalau menurutku..seperti cuci otak bacanya..kudu kuat iman,” tulis akun @dapoer***.

Lantas, bagaimana isi dari buku tersebut?

Baca Juga: Waspada Penyebaran Flu Singapura terhadap Anak-Anak, Dinkes Kota Jogja Minta Masyarakat Lakukan Langkah Ini

Buku Sapiens merupakan karya dari Yuval Noah Harari. Ia lahir di Haifa, Israel, pada 24 Februari 1976. Dia menerima gelar Ph.D. dari Universitas Oxford pada tahun 2002, dan saat ini ia menjadi dosen Jurusan Sejarah di Universitas Ibrani Yerussalem.

Buku ini telah dicetak hingga jutaan eksemplar dan juga sudah diterjermahkan ke dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Baca Juga: Prediksi Leicester City v Southampton, H2H dan Susunan Pemain: Kans The Foxes Kokohkan Diri di Puncak Klasemen

Buku Sapiens sendiri terdiri dari 530 halaman. Buku ini menceritakan mengenai Riwayat singkat umat manusia, yang dimulai sejak masa pra sejarah hingga penjelasan mengenai prediksi berakhirnya kehidupan umat manusia di muka bumi.

Buku ini mendapat banyak pujian karena menceritakan mengenai perilaku dan pendekatan historis dalam kajian ilmiah. Termasuk 3 revolusi penting yang dianggap membentuk jalannya sejarah dunia.

Tiga revolusi tersebut yakni Revolusi Kognitif yang dimulai sejak 70 ribu tahun lalu, Revolusi Agrikultur sejak 12 ribu tahun lalu, dan juga Revolusi Saintifik yang tumbuh sejak 5 ratus tahun lalu.

Baca Juga: Konflik Ruben Onsu dan Adiknya Jordi Onsu Jadi Perbincangan Publik

Meskipun buku ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami bahkan untuk orang awan sekalipun. Namun buku Sapiens memberikan tuntutan kepada setiap pembacanya untuk memiliki sikap dan pikiran terbuka, menyeluruh, dan juga detail.

Apabila tidak bisa terpenuhi, maka justru membuat pembacanya tidak bisa menikmati.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Tidur, Karena Kualitas Berpengaruh Pada Fungsi Kognitif Otak, Begini Penjelasanya

Selain itu, kritik terhadap buku Sapiens juga dilontarkan karena dianggap menganulir keberadaan agama. Bagi Yuval Noah Harari, agama itu dibangun di atas mitos. Dalam hal ini bermaksud pada narasi atau pernyataan yang tidak memiliki rujukan jelas pada objek yang riil. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ridwan kamil #lepas hijab #Zara