RADAR JOGJA – Bharada Richard Eliezer alias Bharada E kembali menyita perhatihan publik usai dikabarkan bakal segera menikah.
Bharada E akhirnya bebas bersyarat usai menjalani hukuman 1 tahun 6 bulan dengan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Bharada E sendiri menjadi anggota Polri paling junior di kasus tersebut, ia pun mengalami karier pasang surut.
Seperti apa perjalanan kariernya?
Sebelum tergabung dengan Polri, Bharada E pernah menjadi sopir sebuah hotel di kota tempat tinggalnya, Manado.
Ia juga berkali-kali gagal ketika mengikuti ujian masuk kepolisian.
Hal itu diungkapnya saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).
"Setelah menjalani empat kali tes Bintara dan terakhir Tamtama dari tahun 2016 hingga 2019, selama 4 tahun saya juga bekerja sebagai sopir di sebuah hotel di Manado untuk membantu orang tua saya," kata Bharada E saat itu.
Bharada E juga sempat membantu sang ayah yang juga sopir sebuah perusahaan. Ia membantu untuk angkat-angkat barang.
Pada awal karier, Bharada E tercatat dua kali menjadi tim Bawah Kendali Operasi (BKO) selama bertugas di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Bharada E pernah ditugaskan sebagai BKO Brimob Nusantara di Papua hingga menjadi anggota Satgas Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Hingga pada 30 November 2021, ia ditunjuk sebagai sopir Ferdy Sambo.
Baru lima bulan jadi bawahan Sambo, Bharada E malah ikut terseret kasus pembunuhan Brigadir J.
Usai terlibat kasus pembunuhan, Bharada E terancam dipecat dari kepolisian.
Namun sidang putusan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menyatakan tidak akan memecat Bharada E dari Polri.
Editor : Meitika Candra Lantiva