Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Erupsi Sebabkan Gempa Hingga Kilatan Petir Mengerikan, PVMBG Keluarkan Peringatan Tsunami

Retno Nawangwulan • Kamis, 18 April 2024 | 21:51 WIB
Erupsi disertai kilatan petir vulkanik Gunung Ruang di Kabupaten Sitara, Sulawesi Utara, pada Rabu (17/4/2024)
Erupsi disertai kilatan petir vulkanik Gunung Ruang di Kabupaten Sitara, Sulawesi Utara, pada Rabu (17/4/2024)

RADAR JOGJA-Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan peringatan tsunami setelah serangkaian erupsi eksplosif yang disertai dengan awan panas Gunung Ruang di Sitaro, Sulawesi Utara.

Bersamaan dengan peringatan yang dikeluarkan, Kepala PVMBG Hendra Gunawan menghimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar Pulau Tagulandang, khususnya dekat pantai untuk mewaspadai akan potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas hingga  potensi terjadinya tsunami.

Baca Juga: Jamaah Haji Asal Bantul Berangkat ke Tanah Suci Pertengahan Mei 2024

“Tsunami ini disebabkan oleh runtuhan tubuh gunung api ke dalam laut,” jelas Hendra.

Berdasarkan data dari PVMBG, Gunung Ruang telah mengalami erupsi sebanyak 5 kali dalam kurun waktu 24 jam. Beberapa kali erupsi yang terjadi mencapai ketinggian antara 1.800 hingga 3.000 meter dari puncak Gunung ruang.

Terjadinya erupsi eksplosif ini menimbulkan suara gemuruh, gempa, hingga kilatan petir vulkanik.

Baca Juga: Lagi-lagi Balon Udara Tersangkut di Pemukiman Warga, Ditemukan Pula 3 Petasan yang Masih Utuh

Hendra juga menjelaskan, setelah tingkat aktivitas Gunung Ruang dinaikkan menjadi level II (waspada) pada 16 April 2024 pukul 13.00 WITA, serta level III (siaga) pada 16 April 2024 pukul 16.00 WITA, aktivitas visual dan kegempaan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan.

Ketinggian kolam erupsi juga mengalami peningkatan. Material erupsi berupa abu yang disertai dengan lontaran batuan pijar mencapai jarak 5 kilometer di Pulay Tagulandang.

Baca Juga: Dilaporkan Hilang 4 Hari, Warga Danupayan Temanggung Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai, Ini Penyebabnya..

Jumlah gempa vulkanik dalam mengalami juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan disertai getaran tremor vulkanik dengan amplitudo overscale.

Hal tersebut menandakan, jika masih terjadi proses peretakan batuan yang disertai dengan migrasi magma dari reservoir magma dalam menuju permukaan.

Baca Juga: Berikut Identitas Penumpang dan Total Kerugian Akibat Kebakaran Bus PO Haryanto di Ring Road Barat Gamping Sleman

Adapun bentuknya yakni berselingan anatara erupsi eksplosif dengan erupsi efusif (aliran lava).

Pihak PVMBG mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak memasuki radius 6 kilometer dari pusat kawah aktif gunung api tersebut.

Hendra juga memberikan intruksi untuk melakukan proses evakuasi terhadap warga yang berada di wilayah Pulau Tagulandang. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Ruang erupsi #sulawesi utara