RADAR JOGJA-Sebuah video yang memperlihatkan empat pemuda tengah melakukan penganiayan terhadap seekor anjing telah viral di media sosial.
Melalui akun Instagram Lisa Meliana, pemilik anjing bernama Viki tersebut mengunggah foto anjing kesayangannya yang sudah dalam keadaan berlumuran darah.
Baca Juga: Resep Olahan Ikan Tongkol Sederhana Ala Rumahan yang Simpel, Begini Cara Mengolahnya
Dalam caption yang disertakan pada unggahannya tersebut, diketahui awal mula kejadian yaitu ketika empat pemuda yang diperkirakan masih berusia belasan tahun berpapasan dengan anjing miliknya di jalanan Kaliwates, Jember.
Saat itu memang anjing miliknya keluar dari pagar rumah tanpa sepengetahuan dirinya.
Mengetahui ada anjing yang nampak kebingungan dan mondar mandir di jalan, kemudian empat pemuda itu langsung menghantam Viki dengan balok semen cor pada bagian muka dan kepala anjing kesayangannya tersebut.
Anjing tersebut terkapar di tengah jalan dalam keadaan kritis, dengan muka berlumuran darah. Nampak dalam rekaman cctv para pemuda yang tertawa-tawa setelah melakukan aksi kejinya tersebut.
Baca Juga: Elon Musk Akan Kenakan Biaya Layanan untuk Para Pengguna Baru X
Sekitar satu jam anjing tersebut terkapar di jalan sebelum akhirnya ada salah seorang yang datang untuk menyelamatkan dan membawa anjing itu kepada pemiliknya.
Meskipun sudah ditangani oleh dua dokter hewan sekaligus, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Anjing malang tersebut mati setelah mengalami kesulitan untuk bernafas dan juga muntah darah.
Baca Juga: Alumni UM Purworejo Kini Miliki Ikatan Alumni sebagai Wadah Silaturahmi
Diketahui bahwa pemilik anjing itu sengaja membawa Viki untuk berlibur dari Magelang Ke Jember karena tidak tega meninggalkannya di penitipan.
“Tak kami sangka, justru ia akan menemui ajal yang menyakitkan dalam perjalanan yang seharusnya menyenangkan untuk seluruh keluarga kami,” tulisnya.
Atas perbuatannya tersebut, empat pemuda itu kemudian didatangkan untuk melakukan proses mediasi bersama dengan ketua RT setempat. Namun karena perbuatan mereka dirasa sudah sangat keterlaluan sehingga mereka memutuskan untuk melapor ke kepolisian.
Kasus ini pun mendapatkan dukungan dari para netizen agar dilaporkan kepada pihak kepolisian, meskipun umur mereka yang masih belasan tahun.
Baca Juga: Alumni UM Purworejo Kini Miliki Ikatan Alumni sebagai Wadah Silaturahmi
“Anak seperti ini harus dan sangat harus di penjara biar tau namanya mengerti tentang kehidupan. Gak seenak jidatnya. Orang tuanya juga kalo perlu,” kata akun bernama @zack***.
“Semangat, harus bikin jera, semoga berhasil. Lindungi Indonesia dari bibit-bibit penyiksa!,” tulis akun @nathasa***
Sumber: @fundomrescue, @lisameliana
Editor : Iwa Ikhwanudin