Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menguak Misteri Jalan Tol Sragen, Salah Satu Jalur Tengkorak yang Kerap Memakan Korban Jiwa

Retno Nawangwulan • Minggu, 7 April 2024 | 18:42 WIB
Gerbang Tol Pungkruk di Kecamatan Ngrampol, Kabupaten Sragen
Gerbang Tol Pungkruk di Kecamatan Ngrampol, Kabupaten Sragen

RADAR JOGJA-Bagi para pemudik, diimbau agar selalu berhati-hati di dalam berkendara, karena kecelakaan lalu lintas dapat mengintai setiap saat. Terutama, pada jalur-jalur tengkorak.

Salah satu jalur tengkorak adalah ruas Tol Solo-Ngawi di segmen Sragen. Sejak tol tersebut telah resmi dibuka pada akhir 2028 lalu, kecelakaan yang terjadi sudah tidak terhitung lagi.

Baca Juga: Kabupaten Berumur 4 Abad Lebih Ini Pernah Diisukan Menjadi Ibu Kota Bila Jawa Tengah Mengalami Pemekaran

Kecelakaan yang sering terjadi pada ruas Tol Solo-Ngawi, terutama di segmen Sragen, menjadikan banyak masyarakat yang kemudian berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan. Salah satunya mengenai cerita-cerita mistis yang mengiringi di dalamnya.

“Ada pemakaman warga yang letaknya tepat di samping tol. Bahkan jalan tolnya dulu sebagian mengenai makam,” ungkap Joko Prayitno (46 tahun), salah satu warga Kecamatan Ngrampal.

Baca Juga: Kawasan Malioboro Kota Jogja Kini Beroperasi Becak Listrik, Ini Tanggapanya...

Ia meyakini, kecelakaan yang sering terjadi pada ruas tol antara Masaran sampai Gondong berkaitan dengan hal-hal mistis.

Kecelakaan paling sering terjadi di antara Exit Tol Pungkruk hingga Exit Tol Sragen Timur. Mengingat jalan pada lokasi tersebut memang sedikit menikung dan agak menanjak (dari arah solo).

Baca Juga: Wisatawan yang Menikmati Libur Lebaran di Yogyakarta Wajib Mencoba Becak Listrik , Segini Tarif yang Ditetapkan

Sedangkan menurut keterangan dari salah seorang ketua RT Desa/Kecamatan Sidoharjo, Sragen A, Nugroho, kawasan yang berada di sekitar Exit Tol Pungkruk dinilai cukup angker.

Berdasarkan cerita yang beredar di tengah masyarakat, kawasan tersebut menjadi tempat eksekusi bagi para anggota PPKI pada masa revolusi kemerdekaan.

Baca Juga: Jadi Tempat Pendaratan dan Bertelur, Desa Jogosimo Punya Ikon Penyu

“Di sekitar Exit Tol Pungkruk itu, dulu dipakai untuk membantai anggota PKI. Pernah ada supir truk yang melintas di sana, tiba-tiba mendengar Namanya dipanggil. Padahal tidak ada orang sama sekali,” jelas Nugroho.

Agus Endarto, selaku pemerhati budaya Sragen membeberkan, bahwa tidak hanyak kawasan yang dulunya di bangun di atas pemakaman saja, namun pada beberapa titik ruas tol lainnya juga dikenal angker.

Baca Juga: Hati-hati Lur, Bulan Ramadhan Begal Payudara Masih Merajalela di Temanggung, Sebabkan Korban Trauma Berat, Diduga Pelaku Orang yang Sama

Di luar hal itu, konon ada jalur tol yang di bangun di atas situs era Kerajaan Hindu-Budha sampai Mataram Islam.

Agus memberi contoh terkait kawasan yang dikenal angker tersebut. Yakni kawasan Desa Bandung, Kebonromo, Toyogo, sampai Gringging, Kecamatan Ngrampol.

Masyarakat percaya, karena kawasan tersebut merupakan bekas situs masa lampau, sehingga ada energi kuat di sana.

Baca Juga: Jelang Lebaran Permintaan Daging Sapi di Kota Magelang Meroket, Harganya Tembus Segini...

“Bisa jadi, zaman dulu di sana memang digunakan untuk permukiman. Dan sekarang secara fisik sudah menjadi jalan tol. Sehingga ada yang lain atau aura kuat yang masih mengisi wilayah itu,” jelasnya.

Kasus kecelakaan terbaru yaitu kecelakaan yang menewaskan warga negara asing (WNA) asal Jepang di ruas tol Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, pada awal Ramadhan lalu. Lokasi tersebut tidak jauh dari pemakaman warga.

Baca Juga: Tahap Awal Menata Sistem Transportasi di Kawasan Sumbu Filosofi Jogja, 50 Becak Listrik Difungsikan untuk Kawasan Malioboro

Kasatlantas Polres Sragen AKP Mustakim sendiri enggan untuk mengaitkan kasus kecelakaan tersebut dengan hal-hal berbau mistis yang berkembang di masyarakat.

“Kejadian terakhir itu lokasinya di sebelah makam. Tapi kami tidak mengaitkan dengan hal semacam itu. Kami menilai dari faktor cuaca, sarana-prasarana jalan, kendaraan, hingga manusianya. Termasuk penerangan jalan,” jelasnya.

Baca Juga: Tidak Boleh Diabaikan! Ini Beberapa Hal yang Dilakukan saat Tiba-Tiba Terjadi Kram Otot

Terkait kecelakaan yang menewaskan WNA asal Jepang tersebut, menurut Mustakim disebabkan karena mobil oleng lalu menabrak pembatas jalan. 

Ia juga mengimbau, agar para pengguna jalan tol berdoa sebelum maupun setelah berkendara. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sragen #misteri #jalan tol