RADAR JOGJA-Guguran awan panas dari Gunung Merapi, mengakibatkan sejumlah daerah di Kabupaten Magelang terjadi hujan abu.
Petugas Pemantau Gunung Merapi di Pos Babadan Yulianto menjelaskan, bahwa sekitar pukul 06.26 WIB telah terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, dengan amplitudo max 48 mm dengan durasi 171.32 detik. Estimasi jarak luncur maksimal 1.700 meter ke arah barat daya.
Baca Juga: Tembok Begitu Tinggi, Ini Dia Potret Kisah Asmara El Rumi dan Eca Aura! Siapa yang Akan Manjat?
“Wilayah yang terkena hujan abu akibat terjadi guguran awan panas tersebut antara lain di sebagian Kecamatan Dukun dan Kecamatan Sawangan,” jelas Yulianto, melansir dari Antara.
Ia melanjutkan, Kecamatan Dukuh yang terjadi hujan abu adalah Desa Sewukan dan Krinjing. Sedangkan di pada Kecamatan Sawangan, hujan abu terjadi di Bawangan dan juga Tlatar.
Baca Juga: Helikopter Polri Turut Diterjunkan sebagai Ambulans, Bantu Kondisi Darurat Pemudik
“Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,” kata Yulianto.
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi berada pada level III (siaga), dengan potensi bahaya guguran lava serta awan panas di sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong sejauh 5 KM, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng, sejauuh 7 KM.
Baca Juga: Perempuan yang Sedang Haid Apakah Boleh Melakukan Itikaf di Masjid? Simak Penjelasan Berikut
Sedangkan pada sektor tenggara, meliputi Sungai Woro sejauh 3 KM dan Sungai Gendol 5 KM. Apabila terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius hingga 3 KM dari puncak. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin