RADAR JOGJA - Guru Besar Kimia asal Bogor, Dedi Mahpud,60, menciptakan formula parfum yang berbau polusi.
Parfum ini merupakan alat kampanye perlindungan lingkungan bersama Greenspace yang disebut "Öur Earth".
Parfum ini terinspirasi dari aroma berbagai jenis polusi seperti bau tanah, polusi udara, dan polusi air.
Ketiga variasi ini disebut The Peril Soil, The Smoky Air, dan The Smelly Air.
Komposisi parfum seluruhnya terdiri dari bahan-bahan alami. Selama proses produksi, tidak dilakukan tindakan yang merugikan lingkungan.
Produk parfum ini menjadi alat kampanye perlindungan lingkungan hidup pertama di dunia.
Parfum Bumi Kita adalah salah satu cara untuk mengingatkan manusia bahwa polusi masih ada, sama seperti parfum yang digunakan manusia sehari-hari.
Dampak pencemaran dianggap wajar meskipun pencemaran tersebut berasal dari manusia.
Diharapkan melalui adanya wewangian ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.
Editor : Bahana.