Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kronologi Pilot Batik Air Terlelap, Pesawat Melenceng dari Jalur - Beruntung Tak Ada Tragedi!

Cici Jusnia • Minggu, 10 Maret 2024 | 17:40 WIB
Kronologi Pilot Batik Air Terlelap, Pesawat Melenceng dari Jalur - Beruntung Tak Ada Tragedi! (Pict: KNAT)
Kronologi Pilot Batik Air Terlelap, Pesawat Melenceng dari Jalur - Beruntung Tak Ada Tragedi! (Pict: KNAT)

RADAR JOGJA - Insiden mengejutkan terjadi pada 25 Januari lalu dalam penerbangan Batik Air Indonesia dengan nomor penerbangan ID6723 dari Kendari, Sulawesi ke Jakarta.

Menurut informasi yang dihimpun dari akun Instagram @undercover.id pada Minggu (10/3), kejadian tersebut melibatkan seorang pilot berusia 32 tahun dan seorang first officer berusia 28 tahun.

Penerbangan dengan waktu blok 2 jam 35 menit, sesuai dengan jadwal Batik Air Indonesia, berlangsung seperti biasa hingga mencapai ketinggian jelajah pada sekitar pukul 08:37 waktu setempat.

Saat itulah pilot dan first officer melepas headset, dan pilot bertanya kepada first officer apakah dia boleh tidur.

Dengan persetujuan dari first officer, pilot tersebut memberikan tanggung jawab kepada rekannya selama 40 menit berikutnya.

Namun, pada sekitar pukul 08:43 WIB, saat first officer masih menjalankan pesawat, dia tidak sengaja tertidur.

Hal ini terungkap ketika pusat kendali wilayah Jakarta mencoba menghubungi awak pesawat untuk memastikan jalur penerbangan.

Tidak adanya tanggapan membuat petugas di darat semakin khawatir.

Pusat kendali wilayah Jakarta mencoba berbagai cara untuk menghubungi pesawat, termasuk meminta pilot lain untuk memanggil awak pesawat.

Sekitar 28 menit setelah first officer tertidur, pilot kapten akhirnya terbangun dan menyadari bahwa pesawat mereka tidak berada di jalur yang benar.

Ketika dihubungi oleh pusat kendali wilayah Jakarta, pilot menyatakan bahwa mereka mengalami masalah komunikasi radio, menjelaskan ketidakterdengaran mereka sebelumnya.

Meskipun insiden ini menciptakan ketegangan di pusat kendali lalu lintas udara, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Untungnya, tidak ada kerusakan pada pesawat maupun cedera pada penumpang.

Penyelidikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tidak menemukan adanya masalah dengan sistem komunikasi pesawat sebelum atau setelah penerbangan tersebut.

Seorang juru bicara Batik Air Indonesia menyatakan, "Sebelum penerbangan tidak ada catatan atau laporan kerusakan sistem pesawat. Setelah insiden tersebut, sistem komunikasi radio pesawat ditemukan dalam kondisi normal." 

Editor : Bahana.
#pilot batik air tidur #pilot batik air #Pilot Batik Air tertidur #batik air